16 September 2016

Cara Kerja Cas Kodok

Pernah bermasalah dengan charger atau cas (pengisi baterai) ponsel? Saya pernah, baru-baru ini. Kebetulan integrated circuit (IC) power ponsel saya rusak. Jadinya tidak bisa lagi kalau ngecas pakai kabel cas. Satu-satunya jalan agar ponsel tetap hidup yaaa ngecas pakai cas kodok. Daripada ke Samsung Center dan habis biaya servis Rp 500.000,-, hehe ...

Ini penampakannya:

Mengapa disebut cas kodok, ya?
Mungkin karena bentuknya yang seperti kodok atau katak. Lihat saja dari bentuk colokannya, kalau didudukkan mirip kodok yang mau lompat.
\
Cara kerjanya?
Tidak seperti ketika memakai cas kabel, baterai ponsel harus dilepas dahulu dan dihubungkan dengan cas kodok. Posisikan kedua jepitan cas kodok yang terbuat dari tembaga menjepit bagian pertama dan ketiga dari colokan baterai. Biasanya di indikator cas kodok (yang ada LCD-nya) akan terpampang berapa persen sisa baterai ponsel, misal 25% (warna biru). Lalu pasang cas kodok pada colokan listrik, tunggu hingga indikator menunjukkan 100% yang artinya baterai penuh. Sebelum penuh, pastinya lampu indikator bergerak-gerak mulai 25% hingga 100%, kembali ke 25% ke 100% dan seterusnya.

Katanya cas kodok bisa merusak baterai ponsel?
Semua hal pasti berhubungan dengan penggunaannya. Asal penggunaan sesuai aturan, saya rasa tidak. Dilihat saja bagaimana kapasitas dan tegangan kerja baterai yang dimiliki, lalu disesuaikan dengan  spesifikasi pengisian cas kodok. Perkirakan lama pengisian. Sama seperti dengan mengisi baterai menggunakan kabel, kalau terlalu lama tentunya bisa merusak baterai itu sendiri. Asal indikator telah menunjukkan 100%, cabut saja baterai dari cas kodok dan langsung pasang pada ponsel.

Harganya?
Murah banget! Untuk cas kodok yang ada indikator LCD-nya harganya sekitar Rp 30.000,- sedangkan yang biasa Rp 20.000,-

Lama ngecas?

Tergantung. Tapi kalau dibandingkan dengan ngecas pakai kabel, yaaa lebih lama ngecas pakai cas kodok ini. Bayangkan, untuk baterai samsung yang saya cas selama hampir 3 jam baru terisi 60%. Yaaah... lumayan lah. Melatih kesabaran, hihi.


10 komentar:

  1. Trimakasih sangat membantu

    BalasHapus
  2. Bang kalo cas kodok kita berkapasitas pengisian 300-2000mAh terus kita gunakan untuk ngecas batre berkapasitas 2300mAh mau ngisi nggk. Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ngisi sih masih mau...cuma lamaaaa

      Hapus
  3. dulu saya pernah pake ini sekali ,tapi untung sekarang kabel casan udah banyak yang murah jadi cuma sebentar aja ngerasain casan kodok hhehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah kalau darurat gk bisa cas pakai kaabel ajah...cas kodok fungsi utamanya kan itu

      Hapus
  4. Cara tau bagian (+) plus atau min (-) dari kaki charger kodok gmn om? Krn kan ga ada tandanya. Apa bs bolak balik,?

    BalasHapus
  5. Bisa bolak balik. Gak masalah

    BalasHapus
  6. input: ac180-230v 50hz 0,1a
    output: Dc4-9v 260mAh max
    suitable capacity : 200 - 2000 mAh

    jelasin bg ya.. kita harus pakaibatre hp yg kekuatan brp mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu data yg ada di casan kodok ku mas

      Hapus

terima kasih sudah membaca ^^
tolong berkomentar dengan sopan yaaa... saya suka membaca komentar kalian semua :*