26 September 2017

Bijak Memilih Produk Asuransi


Akhir-akhir ini perut Ibun, sapaan untuk Ibunda, mulai terasa kencang-kencang karena saya. Tidak heran, usia saya sudah 7 bulan lebih dalam kandungannya. Sekitar 2 bulan lagi saya akan bisa menatap indahnya dunia. Berharap bisa lahir secara normal dengan selamat, lalu segera merasakan kolostrum dari Air Susu Ibu (ASI). Semoga juga Ibun bisa kuat dan semangat dalam mengejan, agar kami berdua bisa saling bertatapan dan berpelukan setelah proses kelahiran usai.

Saya dalam perut Ibun. Terlihat, tidak?

Sayangnya kata Ibun, dalam proses persalinan juga ada kisah kematian yang bisa menyertainya. Entah itu pada sang janin karena proses persalinan terhambat dan menyebabkan sirkulasi oksigen janin terputus, atau malah sang ibu yang mengalami perdarahan hebat setelah melahirkan dan berujung hilangnya nyawa. Hal itu tidak saja terjadi pada persalinan normal, tetapi juga pada persalinan dengan operasi sesar (section caesaria). Ibun takut. Karenanya beliau selalu berdoa agar selalu diberi kekuatan, kemudahan dan keselamatan saat persalinan nanti.

Saat ini saya hanya berdua dengan Ibun di rumah. Ayah sedang bekerja, lokasinya sekitar 30 menit dari kediaman kami bila ditempuh dengan motor yang biasa Ayah naiki. Tiap kali berangkat dan pulang kerja, Ibun selalu cemas dengan kondisi Ayah di jalanan. Takut beliau jatuh dari motor, terhimpit kendaraan lain, jatuh atau malah kecelakaan. Belum lagi saat Ayah berada di pabrik tempatnya bekerja. Beliau yang terkadang berinteraksi langsung dengan alat-alat pabrik membuat Ibu takut bila Ayah terluka karenanya. Sungguh, kecacatan dan kematian bisa datang kapan saja, kan? Entah di dalam atau di luar ruangan, bahaya bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan bisa mengenai siapa saja.

Ayah, Ibun dan saya-dalam-perut adalah keluarga, harta berharga

Bukan saja Ibun, semua orang pasti akan cemas akan keselamatan jiwanya dan keluarganya. Keluarga adalah harta yang paling berharga. Karena itu, dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat mengenai keselamatan jiwa, sekarang muncul banyak perusahaan asuransi jiwa dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan. Ayah dan Ibun juga mulai mempertimbangkan untuk memilih salah satu asuransi jiwa, loh. Padahal sebelumnya sama sekali tidak berminat. Maklum saja, stigma buruk asuransi jiwa sempat melekat. Paling banyak diungkap adalah susahnya dalam mengklaim asuransi. Karena itulah, kedua calon orang tua saya pun harus bijak dalam memilih produk asuransi jiwa yang tepat, sehingga beribu kemudahan yang nantinya dirasakan.

Ibun pernah membaca berita di koran tentang  acara Journalist Class & Gathering yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Akmani Hotel, Jakarta. Saat itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang bernama Benny Waworuntu berujar, "Kita haruslah memilih asuransi yang tepat, agar asuransi yang kita dapatkan benar-benar produk asuransi yang tepat.” Itu adalah saran utama yang kemudian diterapkan kedua orang tua saya dalam memilih produk asuransi: harus memiliki kredibilitas yang bagus.

Beruntung kedua calon orang tua saya mengenal PT Equity Life Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1987 ini bergerak di bidang industri asuransi jiwa individu dan kumpulan dengan produk yang lengkap mencakup asuransi jiwa, kesehatan hingga dana pensiun. Kredibilitasnya tentu sangat baik, mengingat pihak asuransi ini telah berhasil meraih 9 penghargaan pada ajang Top Agent Awards yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Palembang pada tanggal 8-9 Agustus 2017 lalu. Hal ini sungguh membuktikan bahwa Equity Life Indonesia memiliki agen pemasaran terbaik.

Penghargaan yang telah diraih Equity Life Indonesia

Dalam memilih asuransi yang tepat juga harus mempertimbangkan apakah perusahaan asuransi tersebut bermasalah dalam hal pengelolaan keuangannya atau tidak. Mengingat asuransi jiwa bertujuan menanggung kerugian finansial tak terduga yang disebabkan karena tidak lagi dapat mencari nafkah karena kecacatan atau meninggal terlalu cepat, sehingga ini tentu membutuhkan perjanjian jangka panjang. Syukurlah Equity Life Indonesia selalu melaporkan keuangannya. Pada tahun 2016 saja tercatat total laba komprehensif sebesar R
p 42.695 miliar dengan tingkat solvabilitas perusahaan sebesar 240.93
% dan jauh di atas ketentuan minimum yang dipersyaratkan oleh OJK yaitu sebesar 120%. Maka tidak salah bila poin utama sebagai asuransi ideal versi Ayah Ibun telah dipenuhi olehnya.

Kata Ayah, langkah bijak selanjutnya dalam memilih asuransi yang tepat adalah dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan. Katanya sih idealnya mengalokasikan pendapatan antara 10%-20% untuk asuransi. Kalau alokasi asuransi kesehatan sudah ada sejak Ayah bekerja karena diatur langsung oleh pabrik tempatnya bekerja. Tapi asuransi jiwa? Kami sekeluarga juga membutuhkannya. Katanya juga, agar lebih bisa dijangkau, lebih baik pilih asuransi jiwa murni yang preminya relatif lebih rendah dibanding  asuransi plus investasi. Toh Ayah juga sudah punya investasi di bidang peternakan, jadi sementara belum terlalu membutuhkan investasi lainnya.

Kebetulan pada 16 September 2017, Equity Life Indonesia yang berusia 30 tahun memberikan perlindungan diri GRATIS senilai 30 juta rupiah selama 30 hari kepada 30.000 masyarakat Indonesia. Nah karena Ayah dan Ibun masih awam soal asuransi jiwa, keduanya ingin mencobanya dulu. Caranya hanya dengan mendaftar pada microsite:: www.equity.co.id/equity30. Sangat mudah. Wah, baik sekali ya Equity Life Indonesia! 



Kalau program ini berakhir dan Ayah Ibun merasa cocok, tentu akan melanjutkan dengan pilihan produk Equity Life Indonesia lainnya. Misalnya seperti di bawah ini:



Ayah dan Ibun tertarik menggunakan asuransi keluarga. Mengingat sekarang banyak perusahaan asuransi yang menawarkan terpisah atau jadi satu. Dengan memilih asuransi keluarga jadi satu, tertanggung hanya perlu beli 1 polis asuransi dan tentu lebih murah. Misalnya saja produk Equity Life Indonesia yang PRO FAMILY, hanya dengan Rp 67.000,- per bulan, bisa juga dapat santunan biaya pendidikan sebesar Rp 1.500.000,- per bulan. Di masa depan, tentu ini sangat membantu dalam meringankan biaya pendidikan saya.

Equity Life Indonesia membuktikan bahwa revolusi asurasi jiwa telah dibangun dengan inovasi yang dibuatnya. Seperti program communities market yang memproteksi dana tani. Kelangsungan hidup masyarakat Indonesia sangat dipikirkan oleh perusahaan yang bermisi “memberikan solusi total dan layanan asuransi jiwa untuk pelanggan berharga” ini. Bayangkan … Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk juga petani, peternak dan nelayan yang merupakan bagian penting perekonomian negara kita diberikan bantuan dalam meremajakan kebun, ternak atau kapal yang dimiliki. Sesuai dengan misi yang dimilikinya, yakni “menjadi perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada pelanggan dengan memberikan solusi berharga melalui berbagai jaringan distribusi dan produk-produk inovatif”. Jadi melalui saluran distribusi multi-channel, PT Equity Life Indonesia berkeinginan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial agar dapat memiliki asuransi dengan mudah dan cepat.


Untuk itulah pada usianya yang ke-30 ini, tema yang diambil adalah #UntukmuIndonesia. Equity Life Indonesia menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap tanah air. Perusahaan ini mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama berkontribusi menjaga serta melestarikan nilai-nilai dan budaya Indonesia. Equity Life Indonesia berharap kian termotivasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan terus memberikan kontribusi bermanfaat. Kedepannya juga terus mengembangkan produk dan layanan yang berkesinambungan untuk membuka akses seluas-luasnya demi perlindungan jiwa dan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Info lebih lengkap tentang Equity Life Indonesia bisa dibaca langsung di:
Website:: http://equity.co.id/
Facebook: Equity Life Indonesia
Twitter: @EquityLifeInd
instagram: @EquityLifeIndonesia

Agar bijak dalam memilih produk asuransi, harus memilih yang memiliki layanan pelanggan 24 jam dan dapat dijangkau. Hal ini wajib karena seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, bahaya dan kematian bisa datang kapan saja. Jadi jika butuh informasi mengenai apapun, termasuk kemudahan dalam klaim, bisa dilakukan SEGERA. Hebatnya Equity Life Indonesia memberi kemudahan dalam melengkapi persyaratan pengajuan klaim secara online. Dan bahkan pembayaran klaim dapat dilakukan maksimal 14 hari setelah seluruh persyaratan diterima lengkap. Mematahkan persepsi negatif tentang asuransi jiwa, bukan? Ini adalah suatu revolusi asuransi jiwa yang seharusnya dimiliki jua oleh perusahaan asuransi jiwa lainnya. Keren!

Equity Life Indonesia memudahkan akses pelayanan dengan dibukanya banyak cabang di berbagai kota. Karena lokasi tinggal di Sidoarjo, Ayah dan Ibun juga sudah mencari referensi rumah sakit mana saja yang telah bekerja sama dengan Equity Life Indonesia. Taraaa… rumah sakit pilihan yaitu Anwar Medika masuk dalam daftarnya! Sungguh beruntung. Rencana Ibun ingin melahirkan secara normal, tapi jikalau memang ada komplikasi dan indikasi untuk dirujuk ke fasilitas yang lebih baik, rumah sakit inilah yang menjadi tujuan. Dengan Equity Life Indonesia yang bekerja sama dengan pihak rumah sakit, tentu kemudahan dalam pengajuan klaim didapat sehingga tidak merepotkan. Asuransi kesehatan pemerintah memang sudah dimiliki, tapi tentu butuh berjaga-jaga siapa tahu ada beberapa yang tidak ter-cover dan malah dapat ditutupi oleh Equity Life Indonesia. Antisipasi adalah penting!


Setelah semakin mengenal Equity Life Indonesia, Ayah dan Ibun memahami bahwa bagi Equity Life Indonesia, kepercayaan nasabah adalah kunci mereka untuk selalu mengembangkan layanan pelanggan yang informatif serta menjunjung tinggi ketepatan waktu, kemudahan, keakuratan, dan dekat dengan pelanggan, sesuai dengan service value yang dimiliki kepada seluruh nasabah dan partner bisnis, khususnya kepada nasabah yang memiliki life time values. Tentunya layanan seperti ini diharapkan akan selalu memuaskan. Beragam inovasi demi revolusi asuransi jiwa yang telah dikembangkan Equity Life Indonesia semoga memberikan dampak positif bagi perkembangan asuransi jiwa di Indonesia. Masyarakat jadi lebih sadar pentingnya asuransi jiwa dan tidak lagi menyepelekan agen pemasar asuransi.

Ah tak terasa sudah siang, waktunya istirahat. Ibun juga harus tidur siang agar tidak terlalu capai. Oiya tadi Ibun juga merekomendasikan program ini ke para saudara dan tetangga. Kalian sudah ikutan, belum? Mumpung gratis dan mudah, loh. Tidak ada salahnya mencoba.

Jangan lupa juga:: Doakan saya dan Ibun sehat dan selamat saat masa persalinan nanti, yaJuga Ayah selalu sehat dan selamat.
Terima kasih ^^



Sumber referensi: http://equity.co.id/


3 komentar:

  1. yes harus bener bener tahu manfaat asuransi baru bisa milih produk asuransi yang tepat dan dibutuhkan. jangan asal pilih dan dengerkan kata marketing asuransinya aja yaa :P

    BalasHapus
  2. akunya masih punya asuransi kesehatan aja sih :D

    BalasHapus
  3. Bagus nih mba buat referensi

    BalasHapus

terima kasih sudah membaca ^^
tolong berkomentar dengan sopan yaaa... saya suka membaca komentar kalian semua :*