14 Oktober 2017

Pencegahan Toksoplasma dengan Cuci Tangan




Parasit penyebab toksoplasma memang menghantui para penyayang hewan. Bukan hanya pada kucing, pada unggas pun parasit ini banyak ditemukan. Jadi, salah kaprah bila toksoplasma identik dengan kucing. Dan saya rasa, ada tidaknya parasit tersebut tergantung kepada bagaimana cara pemeliharanya. Sedari Mama kecil, juga sudah berkawan dengan kucing. Bahkan saat beliau hamil dan melahirkan saya dan adik saya, para kucing selalu menemani hari-harinya. Nyatanya saya dan Adik terlahir sempurna, tanpa cela. Padahal, mitos kemandulan, keguguran bahkan cacat janin begitu melekat pada pecinta kucing.



Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Toxoplasma gondii yang termasuk parasit coccidian. Pada orang yang memiliki fungsi sistem kekebalan tubuh normal mungkin infeksi yang dialami termasuk ringan, hanya bersin ataupun flu biasa. Tapi jika menyerang orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh, maka infeksi yang terjadi mungkin lebih parah dan menyebabkan gejala seperti demam serta pembesaran kelenjar getah bening. Pun pada ibu hamil, bisa menyebabkan keguguran atau cacat pada janin.

Beberapa hal bisa menjadi penyebab seseorang terinfeksi parasit toksoplasma, seperti :
1. Menyentuh atau kontak dengan kotoran hewan misalnya kucing atau anjing yang terinfeksi. Kucing biasanya mendapatkan infeksi ini jika makan tikus, burung atau binatang lain yang mengonsumsi daging mentah.
2. Mengonsumsi daging kontaminasi yang mentah atau dimasak kurang matang. Karenanya disarankan agar ibu hamil tidak mengkonsumsi sate, steak atau barbeque.
3. Tidak bersih mencuci buah atau sayuran yang telah terkontaminasi oleh pupuk kandang. Oleh karena itu, diutamakan untuk mencuci buah atau sayur secara ampai bersih dengan air mengalir, kemudian baru mengkonsumsinya. Jangan lupa cuci tangan sebelumdan sesudah memegang makanan.



Dengan penanganan yang benar, resiko ini dapat dikurangi walau memang tidak bisa dihilangkan sama sekali. Umumnya toksoplasma dikeluarkan dari tubuh hewan melalui kotorannya dan bukan dari bulunya. Jadi selalu menjaga kebersihan hewan, terutama tubuh hewan, pakan dan juga tempat tinggal mereka, ialah salah satu kunci meminimalisasi. Pun seringnya pemelihara hewan menjaga kebersihan tempat tinggal, selalu mencucitangan setelah memegang hewan, sebelum masak, setelah memasak dan menyajikanmakanan. Juga selalu menutupi makanan yang tersaji, mengingat para kucing suka tiduran di meja makan.

Baca Juga :



Hewan peliharaan merupakan pelipur hati. Dalam keseharian, saat bekerja atau berinteraksi dengan orang lain, pasti ada sesuatu yang membuat ‘panas’. Melihat tingkah lucu peliharaan, bermain bersama mereka, akan membuat hati bahagia dan terhindar dari stress. Bila jarang stress, kualitas hidup manusia akan bertambah dan usia dapat berlangsung lebih lama. Mengelus binatang juga dipercaya dapat merangsang pembentukan hormon yang berfungsi untuk relaksasi tubuh dan pikiran.

Jadi, masihkan memandang hewan peliharaan dengan sebelah mata?
Jangan lupa rutin cucitangan dengan sabun agar terhindar dari toksoplasma dan penyakit lainnya, ya …!




Salam manis,

tha_


8 kata para sahabat: