18 November 2017

Internet Marketing Bukan Sekedar Iklan


Apa yang terjadi di masa depan, hanya Allah yang tahu. Kita sebagai manusia sekedar menerka dan mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Apa yang dikatakan oleh peramal, baik itu dukun atau dari ramalan bintang, bukanlah patokan. Sedikit saja kita berusaha, masa depan akan berubah. Apalagi bila usaha sangat maksimal, hasil terbaik yang niscaya didapat.


Pun apa yang terjadi pada diri saya. Siapa yang mengira saya bisa berjualan tas dan dompet impor? Yang mengenal saya sedari kecil pasti tidak akan percaya. Terlebih bila mereka memandang saya sebagai sosok yang sangat kasual dan tidak mengenal fashion. Juga tidak banyak bicara dan anti neko-neko. Gaya hidupnya juga flat.

Semasa sekolah, hanya ada 1 tas yang dipakai hingga rusak kemudian barulah beli lagi. Dompet? Sama sekali tidak punya. Karena dalam hemat saya, uang cukup simpan dalam saku. Menginjak bangku kuliah, dimana para mahasiswi mulai mengoleksi tas dan dompet cantik, saya hanya melongo saat ikut teman-teman belanja. Uang saku saya tidak banyak, lebih suka membeli makanan daripada gonta-ganti tas. Begitu pula saat sudah bekerja. Walau punya uang sendiri, namun tidak ingin mengekor teman-teman yang maniak Charles and Keith, Christian Dior, Louis Vuitton, Michael Kors, tapi beli yang KW alias palsu namun harganya masih wow.

Sekadar tas atau dompet, tapi harganya ratusan ribu? Buat apa, sih? Toh beli yang murah asal awet juga sama saja,” itu pikir saya kala itu.

Hingga saya ingin menghadiahkan tas dan dompet pada para sepupu dan Budhe. Maunya yang harganya terjangkau tapi berkualitas. Lalu iseng saya cari di instagram, kata teman-teman bisa cari toko online dari media sosial itu. Taraaa! Ketemu! Karena beli banyak, saya dapat harga murah. Senang sekali rasanya. Apalagi ini tas dan dompet impor yang asli.

Karena bagi saya harganya sangat murah dibanding harga di pasaran, sedangkan kualitas tas dan dompetnya premium, maka coba-coba saya tawarkan pada teman-teman kerja. Awalnya mereka hanya terkejut. Sempat juga tertawa meremehkan usaha perdana saya untuk jualan. Ini kemudian membuat saya minder. Tapi karena tidak ingin rugi karena terlanjur stok banyak tas dan dompet, maka saya coba tawarkan lewat media sosial.


Iseng-iseng posting, eh ada yang minat. Hebatnya dunia maya itu, walau tak saling kenal tapi bisa saling percaya. Pembeli transfer sejumlah nominal tertentu, lalu saya kirim pesanannya lewat ekspedisi. Begitu pesanannya sampai, dia foto dan bilang terima kasih via whatsapp. Inilah yang kemudian saya capture dan dibagikan lewat mediasosial. Teman-teman kerja yang mengetahuinya jadi percaya kalau saya memang serius jualan. Dari situ, barulah mereka ikut memesan dan menjadi langganan dagangan saya.


Saya baru tahu bahwa apa yang saya lakukan (posting foto dagangan lewat media sosial) itu merupakan internet marketing, yakni pemasaran secara online melalui internet. Istilah lainnya: iklan. Tapi internet marketing tidak hanya sekedar jualan lewat internet, tapi juga harus bisa melakukan promosi agar ada yang tertarik beli, melakukan branding agar orang lain mengenal apa yang kita jual, serta membina hubungan dengan calon pembeli agar fiks beli dan jadi pelanggan. Hal ini semua dilakukan secara online.

Keuntungan internet marketing yang utama bagi saya ialah kepraktisannya. Di mana dan kapan saja, saya bisa melakukannya dengan modal smartphone dan kuota internet. Usahanya juga santai, tidak bikin capai sebab tidak menguras tenaga untuk cuap-cuap dan menggelar barang dagangan. Cukup ketak-ketik caption yang menarik serta detail, dan menjawab pertanyaan calon pembeli serta meyakinkannya untuk jadi beli dengan iming-iming harga promo. Bagi saya yang dikenal cukup pemalu saat berhadapan dengan orang banyak, terlebih yang tidak dikenal, internet marketing membantu usaha saya sehingga laku terjual.

Dengan media sosial yang makin digandrungi banyak orang, internet marketing makin berkembang di Indonesia. Sudah banyak orang yang enggan ke pasar tradisional dan lebih memilih praktek jual beli via online. Cara modern ini juga meningkatkan ekonomi masyarakat kita. Para pemilik toko di pasar tradisional pun bisa ikut memasarkan dagangannya lewat internet marketing agar semakin dikenal luas dan banjir pesanan. Jadi bukannya malah mematikan bisnis offline, adanya internet marketing malah memajukan hal ini apabila mampu mengelolanya dengan baik.

Masih ingatkah dengan kasus demo para sopir angkutan umum karena maraknya ojek online? Ojek online dianggap penghambat rezeki mereka, sebab para penumpang tidak lagi mau naik angkutan umum. Nah ojek online ini adalah salah satu bukti keberhasilan internet marketing. Dengan penyebaran informasi di media sosial bahwa ada layanan transportasi yang mudah dan cepat pemesanannya lewat aplikasi, ojek online pun popular. 

Andai para sopir angkutan umum mengikuti kemajuan teknologi dan ikut menggunakan internet marketing yang baik, niscaya pelanggannya tidak akan berkurang. Misalnya saja membuat woro-woro ngetem di terminal A jam sekian, atau jam sekian menunggu penumpang di depan pasar B, memudahkan akses masyarakat untuk menemukan dan menaikinya. Tidak letih menunggu di pinggir jalan, karena menunggu itu melelahkan dan diterpa banyak debu jalanan.

Wahai sopir angkutan umum, contohlah beberapa sopir taksi yang sudah bergabung menggunakan internet marketing. Jalan sedikit, dapat orderan. Penumpang sudah turun, eh ada lagi yang minta diantar ke tujuan. Rezeki tidak akan surut bila mau berusaha dan berinovasi. Bukan hanya berdiam diri menantikan hujan emas turun dari langit. Sebab internet merupakan salah satu media pemberi informasi tercepat dan termudah yang digandrungi banyak orang, sehingga lewat internet marketing maka kita dapat mengenalkan dan memasarkan usaha kita pada banyak orang. Ini baru namanya usaha.

Di Indonesia dikenal ada 2 bagian dari internet marketing, yaitu :
1. Cara untuk Promosi
Segala macam produk atau bisnis dapat dipromosikan melalui internet. Caranya bisa dengan menggunakan:
--- SEO (Search Engine Optimization)
SEO ini gratis, tapi butuh keahlian khusus dan waktu yang tidak instan. Optimasi dilakukan dengan memasang berbagai komponen sehingga mudah ditemukan oleh mesin pencarian. Dengan SEO yang baik, mengetik “tas dompet impor” di google maka akan mengarah ke website atau media sosial milik kita di mana tempat pemasaran itu berada. Tapi tidak banyak juga para internet marketer (sebutan untuk pelaku internet marketing) yang mengerti SEO, termasuk saya. Sehingga promosi jadi kurang optimal.

--- SEM (Search Engine Marketing)
Walau namanya mirip dengan SEO, tapi ini adalah jaringan periklanan dari perusahaan search engine yang menampilkan iklan pada halaman hasil pencarian. Sebagai search engine yang banyak digunakan di Indonesia, Google memiliki SEM bernama Google Adwords yang dapat menampilkan iklan di bagian atas dan bawah hasil pencarian menggunakan kata kunci yang dicari, misalnya “tas dompet impor” itu tadi. Peluang besar dalam mendapatkan calon pembeli, tapi butuh biaya juga untuk menggunakan layanan SEM ini. Google Adwords juga menggunakan sistem yang bernama PPC Advertising (PPC Ads). Bagi pelaku bisnis yang ingin dipromokan, bisa membayar sejumlah nominal tertentu agar muncul iklannya di jaringan situs publisher.

--- Email Marketing
Sering mendapatkan email-email yang berisi promo dari produk tertentu? Promo ini menggunakan jasa email marketing. Karena langsung dikirimkan ke para pengguna email, termasuk strategi yang lumayan efektif. Namun juga bisa menjadi spam karena dianggap pengganggu sebab datang terus menerus.

--- Mobile Advertising
Saat asyik main game pada ponsel tiba-tiba muncul iklan? Ini merupakan salah satu strategi dari Mobile Advertising. Karena hampir semua kalangan selalu membawa ponsel kemana-mana, cara promosi ini jadi banyak digunakan. Biasanya lewat SMS, BBM broad message, banner ads pada game dan aplikasi lainnya.

--- Social Media Marketing
Inilah yang saya lakukan untuk memasarkan dagangan saya. Dapat dilakukan secara gratis cukup dengan share foto dan keterangan barang yang dijual lewat media sosial Facebook, Twitter, Instagram, Google+, dan sebagainya.

--- Pemasaran Melalui Forum dan  E-commerce
Sebelum E-commerce seperti Tokopedia, Blibli, Mataharimall, Bukalapak dan teman-temannya marak, promosi banyak dilakukan melalui forum yang membahas topik tertentu misalnya Kaskus. Forum termasuk efektif karena di sini juga berkumpul banyak pengguna internet, bisa saling sharing pengalaman menggunakan suatu produk dan mempromosikannya.



2. Sumber Penghasilan
Banyak orang yang menggunakan internet marketing untuk mendapatkan uang dengan cara mudah. Ini bisa jadi sumber penghasilan asal telaten melakoninya. Beberapa tipe internet marketing bagian ini adalah:
- menjual produk sendiri dan orang lain
Mereka yang memiliki usaha penjualan produk tertentu, bila digabungkan promosi lewat internet maka bisa mendatangkan rezeki. Pembeli makin banyak, sebab infonya lebih cepat tersebar. Walau tidak punya dagangan sendiri karena butuh banyak modal, bisa juga berjualan tanpa modal seperti yang saya lakukan. 

Caranya dengan menjadi reseller atau dropshipper produk orang lain. Dengan kecanggihan internet, bisa menemukan supplier atau pemasok barang dagangan yang tepat sehingga bila bisa ikut menjualkan dan dapat untung. Supplier biasanya memberikan harga yang lebih murah, jadi selisih harga antara harga jual dan beli dari supplier adalah keuntungan yang didapatkan.

Lelang barang juga banyak dilakukan secara online. Hal ini menguntungkan karena penawaran dimulai dari harga termurah namun berakhir di harga tertinggi. Harganya bisa jauh lebih tinggi dari harga standar di pasaran. Oleh karenanya untung yang didapat juga jauh lebih banyak. Namun ini hanya berlaku pada barang-barang bermutu dan langka.

- afiliasi
Menjadi perantara antara penjual dan pembeli di dunia internet dengan upah yang didapat dari transaksi tersebut bernama afiliasi. Membantu menyebarkan produk lewat promosi sehingga orang tertarik tetapi langsung diarahkan kepada penjualnya. Istilahnya hanya membantu cuap-cuap, tapi akhirnya pembeli langsung berhadapan dengan penjual. Pada afiliasi, ada beberapa tipe, yakni: PPC (Pay Per Click) yang dihitung berdasar julah ‘klik’ iklan, PPS (Pay Per Sale) yang dibayar setiap kali terjadi pembelian produk serta PPL (Pay Per Lead) yang didapat bila berhasil mengarahkan pengguna internet untuk mendaftar pada email newsletter, free trial, atau mengisi formulir.

Karena banyak tipe dari tiap bagian internet marketing, tidak heran bila kemajuannya di Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan karena internet kini telah digunakan oleh lebih dari 260 juta penduduknya, Indonesia menjadi target pasar yang cukup menjanjikan dalam urusan pemasaran produk. Pun tingginya angka pengguna media sosial memberikan dampak yang efektif pendorong kampanye pemasaran digital di Indonesia. Sayangnya karena masih banyak yang kurang paham mengelola internet marketing, para pelaku bisnis stuck pada pendapatan tertentu per bulannya.

Misalnya saja saya yang kurang mahir SEO. Andai bisa memaksimalkan optimasi, toko online saya akan berada di baris teratas pada mesin pencarian. Calon pembeli akan langsung terarah ke toko online saya dan produk lebih banyak terjual. Pendapatan tentunya akan terus meningkat per bulannya, dengan makin banyaknya pembeli online yang berdatangan lewat jasa internet marketing yang optimal.


Internet marketing yang optimal juga bisa lebih menyesuaikan targetnya sesuai afiliasi. Andai saya bisa mempelajarinya dengan baik, iklan afiliasi yang terpajang di blog saya ini tentu sudah banyak yang mengklik dan sukses melakukan transaksi. Lumayan kan komisinya. Sayangnya afiliasi yang terpasang masih belum sesuai target. Itulah mengapa pendapatan saya lewat afiliasi masih sangat kecil.

Ingin rasanya saya daftar dan menjadi siswi DUMET School. Ini adalah tempat kursus website, digital marketing, dan desain grafis yang berlokasi di Jakarta dan Depok. Dibuka sejak tahun 2013, kini sudah ada lebih dari 5000 lulusannya yang sukses meraup rezeki dari dunia digital. Sampai dengan tahun 2017 ini, DUMET School telah memiliki 5 cabang yang berlokasi di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok. Beruntung sekali yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Semoga selanjutnya bisa buka cabang di Jawa Timur sehingga saya bisa benar-benar jadi siswinya ya …


DUMET school mengajarkan cara mendapatkan customer di internet dengan cepat, mudah dan efektif lewat kursus digital marketing yang dimilikinya. Dengan biaya yang terjangkau, ada 7 kelas pembelajaran yang diajarkan hingga mahir, yakni: WordPress, SEO, Facebook Ads & Instagram Ads, Adwords Search, Youtube Ads, Email Marketing, dan Landing Page. Inilah yang dibutuhkan internet marketer agar maksimal usaha promosi dan penghasilannya. 

Bagi yang awam soal otak-atik internet, mungkin merasa materi-materi ini susah dan butuh waktu lama mempelajarinya. Bukan masalah besar, karena DUMET school memperbolehkan mengulang kelas (reseat) sepuasnya dan bahkan di-support seumur hidup dengan gratis konsultasi selamanya. Jadi begitu lulus, tidak akan lepas begitu saja. Begitu ada kesulitan, langsung tanya ahlinya dan perkembangan alumninya selalu dipantau untuk memastikan kesuksesan yang diraih.

Siapa saja yang ingin bisa digital marketing bisa jadi siswa/siswi DUMET school. Entah itu pelajar, mahasiswa, fresh graduate, freelancer, staff profesional, pemilik bisnis besar ataupun usaha rumahan atau Usaha Kecil Menengah (UKM), dan lain sebagainya. Terutama bagi ibu rumah tangga seperti saya yang ingin memiliki penghasilan sendiri dari rumah, bisa memaksimalkan internet marketing dengan mempelajarinya dari DUMET school.


Keunggulannya adalah jadwal fleksibel menyesuaikan waktu luang siswa/siswinya, boleh memilih jam kursus dan semi privat yang meskipun hanya ada 1 siswa/siswi, pembelajaran tetap diberikan. Diajar sampai bisa, berulang-ulang tidak masalah asalkan siswa/siswinya mengerti dan benar-benar memahami apa yang diajarkan. Kursus digital marketing jadi tidak sia-sia, bukan hanya asal bayar, datang lalu pulang. Tapi mengerti 100% dan bisa mempraktekkannya. Plus gratis konsultasi jadi setelah lulus masih dipantau perkembangannya. Kalau ada kesulitan, boleh kembali bertanya pada DUMET school.


Masih ada ekstranya lagi nih. Ingin free trial? Ada kelas gratis yang bisa dicoba. Tinggal hubungi  infodumetschool.com atau telepon ke nomor 021-2941-1188. Bila cocok, bisa langsung meneruskan kelas digital marketingnya. Tapi yakin deh 100% akan berkelanjutan sebab siapa sih yang nolak mendapat ilmu yang bisa diterapkan seumur hidup dan nantinya bisa mendapat penghasilan secara mudah dan praktis dari internet?

Rezeki kok ditolak?
Cukup gebetan pemberi harapan palsu (PHP) yang wajib kalian tolak! Setuju?


Update 30 Nov 2017:

Alhamdulillah masuk 10 besar. Lumayanlah bagi yang gak begitu paham seluk beluk internet. Tahunya mainin doang. Hihi


16 komentar:

  1. Aku baru tahu info tentang dumetschool.
    Sharingnya bermanfaat banget mbak. Cukup detail untuk internet marketingnya. Thx ya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih belajar, mbak. Makanya pengen kursus di dumet school

      Hapus
  2. Wah ternyata ada tempat kursus khusus digital marketing. Perlu banget di jaman kek sekarang. Dumet school namanya unik

    BalasHapus
    Balasan
    1. He.em... Unik dan lengkap. Cm ada 1 siswa ajah kursus bisa dimulai loh, profesional bgt yah

      Hapus
  3. Kelas gratisx bikin mupeng.Mau!Gak PHP kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo coba dulu ajah free trial-nya. Lokasi rumah di mana? Jakarta?

      Hapus
  4. kalau seo bisa dipelajari sendiri tapi harus paham konsepnya. daripada bingung mending kursus di dumet ajah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau belajar sendiri, gak bakal ngerti. Mending kursus lah

      Hapus
  5. Smoga makin laris jualannya. Nanti kalau Dumet School buka cabang di JaTim, ikut les digital marketing saja biar makin sip jualannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes! Biar paham internet marketing...

      Hapus
  6. Internet makin berkembang di negara kita. Siapa yg gak punya hp tanpa jaringan internet? Tak heran internet marketing juga makin maju

    Semoga sukses yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Teknologi makin maju, kudu bisa menyesuaikan dong. Kalau gak belajar internet marketing, bisa ketinggalan

      Hapus
  7. sepakat mbak, konten juga penting karena seberapapun biaya iklan yang dikeluarkan jika kontennya kurang ngena ya percuma

    BalasHapus

terima kasih sudah membaca ^^
tolong berkomentar dengan sopan yaaa... saya suka membaca komentar kalian semua :*