23 November 2018

Alasan Gabung di Blogger Perempuan Network



Saya mengenal dunia blogging sejak sebelum menikah, sekitar tahun 2012 - 2013-an.
Kala itu iseng tergiur ngeblog yang isinya hanya repost giveaway bermacam-macam craft dan Alhamdulillah memenangkan beberapa di antaranya. Setelah itu saya coba mengisinya dengan buah pikir saya sendiri, yang kebanyakan ialah curhatan masa galau belum menikah dan masa rantau. Asyik yah, beban jadi sedikit berkurang.

Tapi kalau tulisan hanya dibaca sendiri, rasanya aneh. Secara ya ini bukan diary, walau banyak yang bilang bahwa blog adalah diary digital, sih. Para penulis blog walau di kehidupan nyata itu introvert, bisa jadi ekstrovert di dunia maya. Apa yang diungkapkan adalah untuk juga dinikmati banyak orang, mendapat komentar dan solusi dari masalah yang diceritakan.

Saya pun demikian, akhirnya mencari pembaca. Dan agar bisa mendapat teman sesama penyuka blog, bergabunglah saya di komunitas blogger. Kala tahun 2012 - 2013-an, komunitas blogger masih sedikit. Kebanyakan pengisinya ialah mereka yang senior di bidangnya.

Karena saya warga baru dan awam, masih agak bingung mau tanya ini itu. Akhirnya saya cari info sendiri lewat 'Mbah Gugel'. Blog saya pun berhasil saya otak-atik, meski hingga kini belum menguasai SEO secara baik dan benar. Ingin sekali bergabung di komunitas blogger yang 'intim'. Mungkin kalau gender-nya sama, hal ini akan tercapai.

Syukurlah di tahun 2017-an, setelah kembali dari vakum ngeblog, saya menemukan komunitas impian saya. Namanya Blogger Perempuan Network. Foundernya adalah Mbak Shinta Ries, selain cantik juga ramah sekali orangnya. Alasan saya betah di sini yaa salah satunya adalah founder-nya yang ringan tangan.

Masih ingat sekali bagaimana awal mula saya bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Saat itu ada form yang wajib saya isi untuk bisa masuk dalam grup facebook Blogger Perempuan. Saya kesulitan mengisi, berkali-kali gagal. Akhirnya saya menghubungi Mbak Shinta Ries lewat DM IG.

Dibalas? Ya! Dan sangat cepat. Saya sangat terbantu. Padahal saat itu saya hanya tahu nama beliau dan belum pernah bertatap muka ataupun berinteraksi secara langsung.

Dengan sabar beliau membantu saya yang gagap teknologi ini dalam mengisi form pendaftaran. Ternyata kesalahan saya adalah salah mengetik http:// menjadi http::/. Hahaha! Saya terlihat sangat gaptek yah saat itu. Maklum, antara excited mendaftar dan bingung mengapa gagal melulu. Hihihi.

Kebahagiaan saya tak putus di situ. Setelah gabung dengan Blogger Perempuan Network, saya mendapat banyak teman sesama blogger perempuan. Bukan hanya yang sesama single, tapi juga para ibu dan saya belajar banyak tentang kehidupan dari mereka. Senangnyaaaa. Era kini untuk menjalin silaturahmi tidak perlu susah dan jauh-jauh bertemu, cukup baca karya-karya tulis dalam blog sambil duduk manja.

Bergabung di Blogger Perempuan Network ternyata juga membuahkan banyak rezeki. Saya yang di pertengahan 2017 telah menjadi seorang istri dan hamil anak pertama, mendapat job untuk pertama kalinya. Alhamdulillah. Kalau biasanya kerjasama di blog saya hanya dihargai puluhan ribu oleh beberapa website, Blogger Perempuan Network memberikan fee ratusan ribu rupiah. Bagi saya ini nominal yang fantastis dan tentunya penghargaan besar.

Saya yang hanyalah blogger otodidak menjadi semakin percaya diri dengan buah pikir saya sendiri yang tertuang dalam blog kata-artha.com ini. Saya jadi semakin cinta dunia blogging yang membawa saya pada kemampuan baru dan menghasilkan sesuatu. Terima kasih pada Blogger Perempuan Network yang memberikan kesempatan, hingga saya merasa bisa berkembang. Tidak hanya sekedar menuliskan curhatan, namun juga mendulang rupiah dari setiap tulisan.






0 kata para sahabat:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*