21 November 2018

Belajar Mengasuh si Kecil dari Blog Parenting


Ada banyak hal di dunia ini yang tidak bisa ditanyakan pada orang lain.
Bahkan bagi sosok ceplas-ceplos seperti saya. Pertanyaan itu misalnya: bagaimana cara membersihkan buang air besarnya bayi, bagaimana cara agar bayi tidak begadang, bagaimana cara agar bayi tidak biang keringat, bagaimana agar bayi tidak mogok makan, dan sebagainya. Mungkin pertanyaan remeh, tapi kalaupun ditanyakan jadi malu sendiri. "Gitu ajah kok gak tahu!," takutnya malah komentar ini yang didapat.


Oleh karena itulah, di zaman yang serba online ini saya percayakan pada 'Mbah Gugel'. Toh ada istilah: kata orang tua itu bisa dipercaya. Hihi. Kebanyakan kemudian saya baca-baca blog, menyusuri kata kunci misalnya: pengalaman cegah biang keringat. Jadi bisa langsung bertanya pada yang sudah mengalaminya.


Sebagai ibu muda beranak 1 dan jauh dari orang tua, saya harus mandiri. Apa-apa kudu bisa. Padahal ilmunya sedikit. Tapi untunglah masih ada yang bisa dijadikan acuan: pengalaman orang lain yang tertuang di blog.


Saya bersyukur sekali. Blog tema parenting mengajarkan banyak hal tentang cara menjadi orang tua. Terutama memberikan tips bagaimana sikap seorang ibu dalam merawat buah hatinya. Semua penuh cinta. Bahkan saya yakin, penulis blog tema parenting pun pasti menuangkan pengalamannya dengan penuh cinta dan berharap pembaca dapat mengambil sisi positif dari tulisannya.


Membaca blog parenting membuat hati lega. Rasanya ada teman berbagi cerita walau tak bertatap muka. Ada teman senasib sepenanggungan dalam memecahkan persoalan. Diri ini jadi lebih bersemangat, kemudian ada kata hati yang bilang, "Kalau dia bisa melewatinya dengan baik, mengapa saya tidak?"


Sekarang ini saya paling suka membaca hal-hal yang berhubungan dengan cara mendidik anak lelaki. Itu karena anak semata wayang kami adalah anak lelaki usia 1 tahun. Berbagai hal menakjubkan dalam pertumbuhan dan perkembangannya saya rasakan. Mulai dari kisah tumbuh giginya yang ternyata alhamdulillah tidak disertai badan panas, kemampuan ekspresifnya yang membuat ledakan tawa di keluarga, tingkah lucunya saat belajar berjalan dan masih banyak lagi.


Saat membaca blog parenting, ada hal-hal 'mencemaskan' yang kemudian menjadi antisipasi saya selaku ibu. Misalnya saja ada yang mengungkapkan bahwa saat akan tumbuh gigi, badan si kecil panas dan jadi rewel. Karena info ini, saya jadi bisa mencegah hal ini terjadi. Si kecil jadi sering saya berikan camilan buah segar, ditambah konsumsi ASI perahnya dan dipijat agar badannya rileks. Alhamdulillah saat giginya tumbuh, bahkan hingga sekarang 4 giginya tampak lucu menghiasi wajah cerianya, kejadian panas tubuhnya tidak terjadi.


Semoga penulis-penulis blog parenting akan terus ada. Semoga para ibu tidak ragu menuangkan pengalaman-pengalamannya dalam mengasuh dan membesarkan sang buah hati. Hal ini benar-benar sangat pembantu para ibu yang haus ilmu seperti saya. Dan dengan inipun saya jadi tertarik membuat blog bertema serupa. Semoga tercapai dan tidak malas menulisnya di blog baru saya: cerita-ibun.com.

Aamiin.



0 kata para sahabat:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*