01 Januari 2020

Memilih Hotel di Cirebon untuk Kenangan Tidak Terlupa

hotel di Cirebon

Hotel di Cirebon menjadi akomodasi pilihan apabila melakukan perjalanan ke kota yang terkenal dengan mangga gedong gincunya ini.
Apalagi bila berlibur bersama keluarga tercinta. Saya pribadi ingin sekali ke sini, terutama untuk ziarah ke makam Sunan Gunung Jati dan ke Taman Sari Gua Sunyaragi. Tentunya dengan mengajak suami, anak dan kedua orang tua saya.

Dari domisili saya di Jawa Timur, kini jadi mudah untuk menuju ke Cirebon sebab sudah ada tol. Jarak tempuh menuju Kota Udang inipun menjadi lebih cepat. Menuju provinsi sebelah seperti ini tentu membutuhkan tempat inap yang nyaman, apalagi saya membawa anak kecil dan orang tercinta yang usianya sudah lebih dari paruh baya. Beruntung tersedia banyak tempat inap di setiap sudut Cirebon sehingga bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan istirahat. Meski demikian, saya tetap memilih hotel terbaik di Cirebon.

Berwisata ke Cirebon tentu tiada habisnya. Yang utama sekali saya ingin mengajak keluarga untuk berwisata religi. Akan ada kenangan indah karena kami bisa meningkatkan nilai spiritual. Di Cirebon ada makam Sunan Gunung Jati, salah satu dari wali songo, sang penyebar agama Islam di pulau Jawa. Kalau di Jawa Timur, kami sudah biasa ziarah ke makam wali limo, bisa selesai dalam sehari. Namun selalu tertunda untuk ziarah lengkap keempat wali lainnya.

Makam Sunan Gunung Jati memiliki keistimewaan tersendiri. Dengan gaya arsitektur yang memiliki perpaduan unik dari khas Tiongkok, Jawa, dan Arab membuatnya terkesan mengagumkan. Ada banyak dekorasi porselen khas Tiongkok yang disematkan di sekitar dinding makam. Ini cerita yang saya dapatkan dari mereka yang sudah pernah ke sini. Saking tertariknya, saya jadi ingin menyaksikannya sendiri bersama orang-orang terkasih.

Berbeda dengan makam para wali lainnya, komplek makam Sunan Gunung Jati bak mendaki bukit karena semakin lama berada di tempat yang tinggi. Ada 9 pintu yang disusun secara bertingkat di sana. Sayangnya untuk pintu ke-6 dan selanjutnya hanya bisa dimasuki oleh keturunan langsung dari Sunan Gunung Jati. Untuk kita para peziarah hanya bisa sampai pintu ke-5.

Selanjutnya saya ingin mengajak keluarga mengunjungi Taman Sari Gua Sunyaragi. Tidak seperti Taman Sari Yogyakarta yang merupakan pemandian bagi raja dan anggota keraton, Taman Sari Gua Sunyaragi ini dulunya tempat bermeditasi bagi para pemuka kerajaan atau prajurit keraton. Iyah, Cirebon dulunya juga berbentuk kerajaan yang memiliki keraton. Yang unik dari Taman Sari Gua Sunyaragi adalah berupa taman dengan banyak gua dengan bangunan-bangunan batu kuno di sekitarnya.

Taman Sari Gua Sunyaragi sering jadi lokasi pagelaran sendratari, musik, hingga pembukaan Festival Keraton Nusantara yang ada tiap setahun sekali. Yang terbaru ada wahana balon udara agar kian banyak wisawatan yang datang ke sini. Inilah alasan saya ingin ke sini, mengajak sang buah hati naik balon udara! Pasti jadi kenangan indah tak terlupa.

Mengunjungi 2 tempat wisata itu saja tentunya menghabiskan banyak tenaga meski rasanya senang sekali. Butuh istirahat di tempat yang nyaman dan akomodasi hotel di Cirebon menjadi pilihan terbaik. Rasanya bisa beristirahat tanpa takut dengan keamanan kendaraan dan barang bawaan. Pun tempat tidur yang bersih, empuk dan nyaman akan jadi idaman. Ditambah suasana nyaman yang membuat tidur semakin berkualitas dan bisa bangun dengan senyuman yang merekah.

Sebagai persiapan, jauh-jauh hari sudah booking kamar hotel di Cirebon. Siapa tahu dapat harga promo dan bisa menghemat anggaran biaya liburan. Berwisata ke Cirebon akan jadi lebih terencana dan dapat berjalan dengan lancar. Keluarga pun akan memiliki pengalaman indah nan berkesan.

24 komentar:

  1. Mauuu banget ke Cirebooon
    Hotel Santika dan Hotel Bentani recommended banget di sana
    Kulinernya jangan lupaa, endolitaaaa

    BalasHapus
  2. Aku kemarin juga sengaja mampir Cirebon pas perjalanan Bandung-Surabaya.
    Kangeen...
    Masa kecilku pernah tinggal di kota ini. Sekarang tampak banyak sekali perubahan dari sejak aku kecil.
    Maju terus, Cirebon!

    BalasHapus
  3. aku ke cirebon tiga tahun yg lalu. kangen pengen ke sana lagi

    BalasHapus
  4. Aku ke cirebon kadang lewat aja mbak, atau gak liburan ke Sarongge,Gn Gede Pangrango-nya. Dingiiinn suasananya....

    BalasHapus
  5. Saya belum oernah ke Cirebon dan setelah baca artikel ini saya jadi penasaran sama Taman Sari Gua Sunyaragi . Tapi sayangnya gak ada foto-fotonya, jadi mesti browsing lagi.

    BalasHapus
  6. Widyanti Yuliandari03 Januari, 2020

    Belum kesampaian nih ke Cirebon. Udah lama juga pengin padahal.

    BalasHapus
  7. Hotelnya bagus-bagus ya Cirebon, karena daerah tujuan wisata jadi banyak pilihan..

    BalasHapus
  8. Ke Cirebon itu biasanya aku untuk kulineran karena ada beberapa kuliner favorit disana. Yang bikin ngangenin sebenarnya empal gentong, dage, gapit, nasi jamblang, dan beberapa makanan lainnya.

    BalasHapus
  9. Belum pernah nih ke Cirebon, pengin juga berkunjung ke makam Sunan Gunungjati yang terkenal itu. Selain itu juga pengin kulineran khas Cirebon. Apa ya, nasi jamblang kah?

    BalasHapus
  10. Aku beberapa kali lewat cirebon pas mudik, tapi ya gitu nggak sempet mampir. Waktu kecil sering ziarah je Sunan Gunung Jati. Pingin banget ke Cirebon, jalan2 sambil kulineran

    BalasHapus
  11. Udah lama nggak ke Cirebon kangen juga nih mba pengen explore wisata yang ada di sana. Kalau di Cirebon memang wajib banget pilih hotel yang nyaman, soalnya Cirebon panas banget.

    BalasHapus
  12. Aku pengen deh mbak liat foto tamansari sunyaragi itu karena penasaran kaya gimana penampakannya. Hehehe
    Aku juga belum pernah ke cirebon nih, bagus banget infonya

    BalasHapus
  13. Aku dulu pernah ke cirebon pas lebaran nginep deket jalan tol buat tidur aja. Sayang ya, padahal bisa eksplor cirebon lebih banyak ini kayaknya

    BalasHapus
  14. Ternyata diam-diam cirebon banyak destinasi bagus ya.. Saya pengen ke gua sunyaragi. Sepertinya unik...tfs mb..

    BalasHapus
  15. Terakhir main ke Cirebon hanya bisa main di tempat Batik Trusmi aja. Gak sempat main ke tempat wisata lainnya. Padahal keratonnya bagus ya...

    BalasHapus
  16. Udah lama banget ga main ke Cirebon, jadi kangen juga, sambil kulineran.

    BalasHapus
  17. Saya lupa dan bahkan tidak terfikirkan untuk ziarah ke makam Sunan Gunung Jati di Cirebon, padahal sewaktu turun gunung dari Ciremai mampir ke kawasan ini.

    BalasHapus
  18. Cirebon juga memiliki julukan kota udang kalau ke sana memang banyak yang pada jiarah. Akses juga mudah bisa dengan kendaraan roda empat atau kereta.
    Dan soal hotel juga banyal pilihan dari bintang 1 - 5.

    BalasHapus
  19. Aku udah pernah nginap di Cirebon, tapi aku lupa nama hotel nya. Tapi aku masih ingat kalo fasikifas di tiap kamar ada mukena, sajadah dan sarung

    BalasHapus
  20. Pernah diajak ke Cirebon kapan hari tapi naik bus aja
    Suami ga ijinkan karena pas posisi hamil juga
    Khawatir kecapekan dan ada masalah sama kehamilan

    BalasHapus
  21. Padahal dulu sering ke Cirebon tapi ke tempat wisatanya jarang kalau aku mba terakhir ke sana novmber akhir cuman makan empal gentong doang hahaha

    BalasHapus
  22. Jadi ingat, aku juga punya sahabat di kota udang ini, dan doi passionnya kuliner.

    Sepertinya Cirebon kudu masuk bucket list selanjutnya di 2020, apalagi kalau dapat hotel grup Batiqa.
    Kayaknya menjanjikan nih.

    Btw, aku langsung klik kata kunci "Hotel di Cirebon" dan baru tahu Batiqa Hotel hanya ada di 7 kota, dan di Jakarta justru tak ada

    BalasHapus
  23. Akhir tahun kemarin saya ke Cirebon, Mbak, soalnya mertua saya di Majalengka dan kalau jalan-jalan ya ke Cirebon, hihi.. Tapi mau ke Empal Gentong H. Apud penuh melulu, hiks...

    BalasHapus
  24. saya pernah ke Cirebon tapi gak sempat berkunjung ke kedua tempat tersebut karena waktunya mepet, tapi sempat kulineran empal gentong dan tahu gejrot

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*