Categories

29 Februari 2020

Panduan Investasi Saham untuk Pemula


Investasi adalah cara untuk menyisihkan uang saat kita sibuk dengan kehidupan. Pun memiliki uang yang bekerja untuk kita sehingga kemudian kita dapat sepenuhnya memetik hasil kerja di masa depan.
Investasi adalah sarana menuju akhir yang lebih bahagia. Investor legendaris Warren Buffett mendefinisikan investasi sebagai "... proses menata uang sekarang untuk menerima lebih banyak uang di masa depan." Tujuan investasi kan untuk menempatkan uang kita untuk bekerja di satu atau lebih jenis kendaraan investasi dengan harapan uang dapat tumbuh seiring waktu.

Katakanlah kita memiliki dana Rp 14.000.000 yang bisa disisihkan, dan kita siap memasuki dunia investasi. Atau mungkin hanya ada kelebihan uang sekitar Rp 150.000 per minggu, dan kita ingin berinvestasi. Mari belajar bersama bagaimana cara memulai sebagai investor dan menunjukkan cara memaksimalkan pengembalian sambil meminimalkan biaya.

Kita Investor Seperti Apa?

Sebelum kita investasi saham, perlu menjawab pertanyaan, "Investor macam apakah saya?" Saat membuka akun pialang, pialang online biasanya akan menanyakan tujuan investasi dan seberapa besar risiko yang ingin kita ambil.

Secara umum ada 3 tipe investor yang bisa dipilih sesuai keinginan dan kemampuan  yaitu investor konservatif (risk averse), investor moderat (risk neutral) dan investor agresif. Investor agresif adalah investor yang memilih instrumen investasi yang beresiko tinggi namun berpeluang keuntungan lebih besar. Sedangkan investor konservatif adalah investor yang memilih instrumen investasi yang beresiko rendah. Memilih jalan aman daripada mengejar imbalan yang besar.

Broker Online

Broker adalah layanan penuh atau diskon. Broker layanan lengkap, seperti namanya, memberikan berbagai layanan broker tradisional, termasuk saran keuangan untuk pensiun, perawatan kesehatan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan uang dan investasi saham. Mereka biasanya hanya berurusan dengan klien bernilai tinggi, dan mereka dapat membebankan biaya besar, termasuk persen dari transaksi kita, persen dari aset kita yang mereka kelola, dan kadang-kadang biaya keanggotaan tahunan. Adalah umum untuk melihat ukuran akun dengan nilai investasi sekitar Rp 350.000.000 lebih di broker layanan penuh. Namun, broker tradisional membebankan biaya tinggi untuk jasa mereka dengan memberikan saran yang rinci untuk kebutuhan kita.

Pialang diskon biasanya tidak menawarkan investasi melainkan alat penelitian dan bimbingan untuk membantu trader dalam membuat keputusan investasi yang lebih menguntungkan. Kebutuhan akan pialang diskon online semakin populer akhir-akhir ini karena semakin banyak trader yang menginginkan saran dan petunjuk investasi yang independen. Selain itu jasa pialang dikson juga memungkinkan trader untuk bertransaksi investasi dengan biaya yang lebih rendah daripada pialang saham full service.

Berinvestasi dari Sebagian Kecil gaji

Jika anggaran kita terbatas, cobalah menginvestasikan hanya satu persen dari gaji ke dalam program pensiun yang tersedia di tempat kerja. Adalah langkah tepat bila kita tidak akan melewatkan kontribusi sekecil itu.

Program pensiun berbasis kerja mengurangi kontribusi dari gaji kita sebelum pajak dihitung, yang akan membuat kontribusi tersebut semakin tidak menyakitkan. Setelah merasa nyaman dengan kontribusi 1%, mungkin kita dapat meningkatkannya saat mendapatkan kenaikan gaji tahunan. Kita tak akan kehilangan kontribusi tambahan. Jika telah memiliki dana pensiun di tempat kerja, kita mungkin sudah berinvestasi di masa depan dengan alokasi untuk reksa dana dan bahkan saham untuk perusahaan tempat kita bekerja.

Tak perlu khawatir dalam bisnis saham. Carilah broker yang terpercaya untuk kita libatkan dalam bekerjasama. Seperti mandiri sekuritas yang memiliki banyak saran untuk membuat kita tidak risau. Segera kunjungi situsnya untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*

Back to Top