Categories

24 Februari 2020

Cara Mudah Turunkan Berat Badan Secara Alami dengan Xavola




"Yank... menurutmu saya gendut, gak?" tanya saya pada suami, sambil meraba perut yang buncit bak hamil 5 bulan.

"Iya."

Jawaban singkat tersebut membuat hati panas dan jadi kesal. "Ah kamu jahat!" seru saya lalu cemberut.

Suami tertawa, ujarnya kemudian, "Walau gendut yang penting kan sehat! Itu tandanya makmur, kamu bahagia hidup sama aku!"

Bahagia sih bahagia, tapi bukan berarti dibuktikan dengan adanya lemak di mana-mana juga donk. Badan ini rasanya berat, banyak baju lama yang jadi tak muat. Apalagi kalau dipakai jalan sedikit jauh, sudah ngos-ngosan. Naik tangga dengan ketinggian lebih dari 5 meter, rasanya tak sanggup, pegal bawa lemak sebanyak ini.

Padahal sebelum menikah, berat badan saya hanya 55 Kg dengan tinggi badan 160 cm. Proporsional, badan terasa ringan serta aktif bergerak. Ada janji dengan teman, langsung berangkat. Ingin beli ini itu, siap langkahkan kaki keluar rumah.

Tapi sekarang? Berat saya 64 Kg! Hampir sama seperti berat badan sewaktu hamil tua 2 tahun lalu. Padahal usai melahirkan, berat badan saya 58 Kg, malah sempat balik 55 Kg selama menyusui secara eksklusif. Lepas memberikan ASI, berat badan saya malah naik lagi. Bahkan bak hamil lagi. Duh!

Penyebab Kenaikan Berat Badan pada Wanita yang Telah Melahirkan

Ada banyak alasan mengapa berat badan seorang wanita, terutama yang telah melahirkan dan menyandang status baru sebagai Ibu, menjadi naik dan terkesan gendut. Penyebab kenaikan berat badan antara lain:

- Meningkatkan Produksi ASI
Setelah bayi baru lahir, adalah tugas seorang Ibu untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI). Nah teruntuk hal yang terbaik bagi bayi tersebut, memerlukan pendukung yang luar biasa agar produksinya lancar. Salah satunya ialah banyaknya makanan yang harus dikonsumsi. Bukan hanya booster ASI sehat seperti aneka sayuran dan buah yang biasanya jadi andalan, cokelat dan susu pun jadi rutin dikonsumsi. Walau kalorinya tinggi, namun keduanya diklaim mampu memberikan efek bahagia sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.

Nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya melebihi jumlah sebelum hamil. Meski memakan banyak lemak, namun kemudian terbakar jadi energi karena proses menyusui itu juga membutuhkan kalori. Sayangnya di masa menyusui, Ibu jadi kurang banyak bergerak. Timbunan lemak jadi mulai bermunculan. Itulah alasan utama mengapa kemudian berat badan seorang Ibu bertambah. 

- Makan Banyak Camilan
Usai masa menyusui, banyak Ibu yang kemudian ketagihan makan banyak camilan, seperti di masa hamil dan menyusui. Seperti saya, rasanya nyemil sudah jadi kebiasaan yang tak terpisahkan. Kesukaan saya ialah gorengan, meski malas bikin sendiri, saya tetap bisa menikmatinya setiap saat. Kan kalau suami kerja, ada Abang Ojek Online yang bantu membelikan. Nyemil tetap jalan!

- Menghabiskan Sisa Makanan Anak
Zril, anak saya, makan dengan lahap di masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Namun saat usianya lebih dari 1.5 tahun, makannya mulai susah dan muncul Gerakan Tutup Mulut (GTM). Saya memutar otak bagaimana agar Zril mau banyak makan, mulai dari membuat aneka camilan, menyuapinya sambil melakulan hal kesukaannya misalnya nonton film, sampai membelikannya banyak penambah nafsu makan. Apapun, demi agar Zril doyan makan.

Namun usaha saya tak membuahkan hasil yang positif. Malah usia 2 tahun ini, setiap jam hanya masuk 3-4 sendok makan saja. Padahal saya sudah siapkan makanan sepiring. Alhasil, saya yang habiskan. Tak mau putus asa, saya pun menyajikan camilan. Tapi tak disentuhnya, malah asyik minum susu. Yang terjadi kemudian, saya yang lagi-lagi menghabiskannya.

Pesan Bento untuk anak, yang habiskan malah Ibun.
Pesan banyak sushi, ternyata Ayah makan sedikit, Ibun yang membersihkan sampai ludes. Hmmm...

Tak hanya Zril, AyahZril juga begitu. Suami saya kalau masuk shift pagi, makannya selalu tak dihabiskan. Daripada mubadzir, akhirnya saya yang lanjut memakannya. Padahal kami selalu makan bersama, sehingga saya jadi makan 2 porsi. Jadi jangan heran kalau kemudian tubuh saya melar.

- Malas Olahraga
Sebagai ibu rumah tangga yang hampir seluruh waktunya dihabiskan di rumah, saya tak melakukan olahraga secara rutin. Alasannya: malas. Apalagi saya punya mindset bahwa pekerjaan rumah tangga juga bisa membakar kalori seperti olahraga. Misalnya menyapu, mengepel, naik turun tangga untuk jemur dan ambil pakaian.

Olahraga Ibun adalah gendong Zril kemana-mana

Saya merasa waktu luang sebagai ibu rumah tangga sangatlah sempit. Untuk me time seperti baca komik kesukaan saja jarang saya lakukan. Kebanyakan menemani anak bermain dan belajar, kala pekerjaan rumah tangga usai dikerjakan. Selebihnya? Mager sambil scroll ponsel.

- Memakai Baju Longgar
Alasan mengapa ibu rumah tangga tak sadar kalau sebenarnya lemak tubuhnya semakin menumpuk ialah karena pemakaian baju longgar. Daster disebut sebagai pakaian ternyaman. Meski banyak makan lalu perut buncit, pakai daster jadi tak terlihat demikian. Beda halnya saat memakai baju formal dan kebaya yang press body, uh... lemak langsung terlihat. Di situlah baru kesadaran itu muncul.

Saat mengambil baju lama di lemari dan mencobanya kembali, terasa sempit. Coba baju lainnya yang penuh kenangan dengan suami saat kasmaran dulu, hasilnya juga sama. Sedih. Padahal masih bagus, sayang kalau harus beli yang baru. Padahal ingin menabung demi bisa pergi ke tanah suci sekeluarga.

Saya pun tak ingin badan yang penuh lemak menggelambir ini membuat suami hilang perasaan dan melirik wanita lain. Apalagi sekarang kan musim wanita perebut laki orang (pelakor). Sebagai istri sah wajib jaga badan agar kecantikan tak memudar. Niat kuat untuk kembali langsing mencuat, dengan cepat.

Macam Metode Menurunkan Berat Badan

Bagian tubuh saya yang membesar karena penuh lemak sehingga terkesan melebar adalah bagian paha atas, lengan dan perut. Ingin rasanya menyumbangkan lemak ini pada yang membutuhkan. Tapi siapa? Bagaimana caranya? Sementara macam metode cepat menurunkan berat badan yang saya ketahui adalah:

- Sedot Lemak
Saya pernah menonton gosip di layar kaca, katanya designer Ivan Gunawan melakukan liposuction atau yang dikenal dengan nama sedot lemak. Pantas saja bisa langsing dengan cepat. Sayangnya prosedur yang butuh jasa ahli bedah ini kurang tepat bagi mereka yang obesitas dan kurang cantik hasilnya, sebab liposuction hanya bisa menghilangkan lemak, bukan selulit atau stretch marks.

Meskipun katanya merupakan pilihan yang terbaik untuk menghilangkan lemak yang sulit hilang lewat olahraga dan diet, proses sedot lemak ini menyakitkan karena timbul rasa nyeri, memar, bahkan mati rasa. Pun bisa terjadi pembengkakan selama sebulan. Tapi hasilnya belum sempurna, karena area sedot lemak hanya akan terlihat mengecil dan bentuk tubuh yang diimpikan baru tampak setelah beberapa bulan kemudian.

- Diet
Konsep diet begitu lekat dengan keadaan tersiksa karena harus menahan lapar. Seperti OCD yang diajarkan oleh mentalis Deddy Corbuzier, harus tak boleh makan selama beberapa jam. Esoknya pun demikian dan malah durasi waktunya ditambah. Padahal sebenarnya, inti dari diet adalah mengatur kalori yang masuk dan yang keluar. Nah salah satu caranya adalah dengan mengatur pola makan.

Sayangnya inilah hal tersulit. Ingin rasanya saya pilih makanan yang rendah kalori. Misalnya sarapan dengan sedikit nasi dan lauk non gorengan. Namun di realita kehidupan, pagi hari adalah waktu termalas saya untuk olah makanan. Alhasil ingin masak cepat, yakni dengan menyiapkan ayam atau ikan yang digoreng. Kalaupun harus lauk yang dikukus, artinya saya harus kerja 2 kali sedangkan pagi hari saya selalu diburu waktu karena harus siapkan bekal kerja suami dan urus mandi-makan anak.

Inginnya tak makan malam di atas jam 7 malam. Nyatanya ada saja yang dibeli suami sepulang kerja demi menyenangkan hati saya. Mau nolak itu takutnya dianggap tidak menghargai. Diterima itu dietnya gagal. Duh!

"Yank, saya besok diet!" pernah saya ucapkan demikian, dengan arti lain izin diet.

"Lah... besok mau aku belikan tahu telur, loh. Gak mau?"

"Mau!"

Selamat tinggal, diet!

- Minuman Detox
Disebutkan bahwa minuman cenderung punya kalori lebih sedikit daripada makanan. Tetapi senyawa unik dan bahan aktif dalam minuman mampu merangsang metabolisme, menyeimbangkan hormon, meningkatkan pencernaan hingga menekan rasa lapar. Itulah kenapa disarankan minum segelas air putih sebelum makan, tujuannya agar cukup makan sedikit dan berat badan bisa turun.

Ada juga yang namanya air detox untuk menurunkan berat badan. Air detox bahkan jadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Selain membuang zat-zat berbahaya dan tidak diperlukan tubuh, detox dikaitkan dengan fungsi penurunan berat badan. Yang populer adalah air detox jeruk nipis karena meyakini bahwa seluruh nutrisi pada jeruk nipis bisa membakar lemak dalam tubuh. Padahal keasaman pada jeruk nipis terbilang cukup tinggi sehingga bisa mencetuskan gangguan lambung.

Xavola, Minuman Detox yang Rasanya Enak dan Bisa Turunkan Berat Badan
Di tengah keputusasaan akan cara menurunkan berat badan dengan efektif, iseng saya buka-buka Instagram dan menemukan hal yang menarik. Saya buka akun @xavola.indonesia dan mendapati info bahwa banyak yang berhasil menurunkan berat badan hanya dengan konsumsi Xavola. Apa itu? Ternyata serbuk yang dikemas dalam plastik hijau ini merupakan minuman tinggi serat dan nutrisi.


- Kandungan Xavola

Walau berupa serbuk kehijauan, ternyata kandungan Xavola luar biasa baik untuk tubuh kita. Ada kandungan:
• Spirulina sebagai antioksidan pelindung tubuh dari radikal bebas serta bisa tingkatkan daya tahan tubuh
• Inulin sang pemproduksi bakteri baik di usus besar dan penstabil gula darah
• Psyllium Husk yang bantu turunkan kolesterol dan cegah kencing manis
• Wheat Grass yang sang serat yang bantu turunkan berat badan serta tinggi nutrisi
• Daun lotus yang kontrol tekanan darah, redakan keluhan saat menstruasi dan bisa mengatasi jerawat
• Ekstrak buah dan sayuran yang kaya vitamin serta mineral sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

- Cara Konsumsi Xavola

Dalam kemasan 250 gram ini, ada 14 sachet Xavola di dalamnya. Setiap hari cukup dikonsumsi sesachet. Saya meminumnya di malam hari sebelum tidur agar khasiatnya bisa terasa di pagi hari, yakni lancar Buang Air Besar (BAB).

Bagaimana cara mudah turunkan berat badan dengan cara menyenangkan bisa didapat saat mengkonsumsi Xavola. Caranya dengan menyiapkan air dingin yang nantinya dicampur dengan 1 sachet Xavola. Saya siapkan shaker, lalu meminumnya dengan segera.


Rasanya minuman kehijauan ini seperti lemon segar dengan banyak serat halus yang mudah ditelan dan tidak menimbulkan rasa eneg. Oiya jangan mencampur Xavola dengan air panas, ya. Sebab keefektifannya bisa berkurang, dan harus langsung dihabiskan setelah dicampur air.

- Cara Kerja Xavola

Efek yang saya rasakan di pagi hari ialah badan yang segar dengan perut yang tak terlalu lapar. Dengan demikian, bisa sarapan dengan porsi sedikit. Selain itu, jadi bisa BAB tiap kali mandi pagi. Perut rasanya jadi enteng.
Mungkin inilah kenapa minuman detox Xavola diklaim mampu menurunkan berat badan. Pada video YouTube bagaimana cara kerja Xavola pun terlihat mampu menyerap, mengikat dan membuang lemak sehingga tidak menempel dan menumpuk di bawah lapisan kulit.


Yuk sama-sama tengok bagaimana kerjanya dalam video berikut ini ya... Lemak di air dalam gelas saja bisa luruh, apalagi yang ada di dalam saluran pencernaan kita. Bisa lancar lewat usus dan terbuang via anus.

Selain itu Xavola juga bisa memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan membersihkan racun di sistem cerna. Zat-zat tak baik dan lemak tubuh bisa terurai lalu terikat dalam kandungan serat Xavola, kemudian terbuang menjadi tinja. Badan jadi terasa ringan, perasaan juga jadi lebih bahagia karena selalu merasa lega di setiap pagi.

- Manfaat Xavola

Detox tak hanya berlaku untuk wajah agar selalu tampak cerah. Tapi juga untuk tubuh agar terasa segar dan bersemangat. Detox ialah proses membuang racun tubuh, karena tanpa kita sadari ternyata banyak toksin yang melekat di tubuh kita. Selain berasal dari debu dan udara, juga dari make up dan makanan serta minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Dengan detox setiap hari melalui konsumsi Xavola, berat badan jadi stabil. Memiliki badan proporsional kembali seperti masa sebelum menikah, bukanlah hal yang mustahil. Saluran cerna jadi sehat, bahkan lapisan lambung yang rusak karena tingginya asam lambung bagi yang makan kurang teratur, sembuh. Hal itu karena kandungan vitamin dan mineral yang mudah dicerna nan berkhasiat di dalam Xavola.

Keajaibannya tak berhenti sampai di situ. Siklus menstruasi juga jadi lancar, nyeri mens pun teratasi. Apalagi jerawat juga berkurang karena radang akibat kotoran yang menumpuk di wajah, bisa karena debu atau sisa make up, jadi terobati. Detox dengan minum Xavola juga diklaim mampu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh, sekaligus kadar gula darah jadi seimbang. Luar biasa, bukan.

- Bukti Keamanan Xavola

Dengan kandungan bahan naturalnya, Xavola telah mendapat izin BPOM RI dengan kode 867031109367. Jadi tidak perlu ragu lagi mengkonsumsinya ya. Yuk temani saya jalani hidup sehat dengan minuman detox ini. Makin yakin konsumsinya karena juga mengantongi kode Halal dari MUI dengan nomor 17120048440519. Alhamdulillah... Minuman halal ialah yang utama bagi kita.

Hasil Turunnya Berat Badan Setelah Konsumsi Xavola Selama 14 Hari
Awalnya saya tak terlalu memiliki ekspektasi yang macam-macam. Saya rajin minum setiap malam sebab rasanya yang enak. Tapi melihat hasil nyata beberapa testimoni di instagram, saya jadi tertantang ikutan. Tercatat mulai tanggal 9 Februari 2020 dengan berat badan 64 Kg, saya mulai minum Xavola.

Setiap hari, saya semakin merasa segar. Tiap pagi sudah langsung menyapu rumah usai sarapan. Padahal biasanya masih mager, malas gerak sambil baca-baca komik, mumpung sang kecil belum bangun. Eh usai konsumsi Xavola, mungkin juga karena perasaan plong setelah BAB, saya semangat membersihkan rumah dan saat anak bangun langsung main dengannya. Senang!

Sempat kaget kok baju sebelum hamil ada yang muat lagi. Apa perut saya mulai longgar? Suami juga heran kok perut buncit bak hamil 5 bulan tiba-tiba kempes? Beliau malah cemas apa saya kurang makan.

Nah di tanggal 22 Februari kemarin, Xavola sudah tinggal satu sachet. Iseng saya timbang badan. Kaget! Lho...kok sudah turun 3 Kg, jadi hanya 61 Kg! Ini bukan timbangan yang skalanya dikurangi, asli mulai angka 0 dan saya bahagia sekali. Suami yang ikutan lihat jadi tepuk tangan.

"BAB-mu tiap pagi ternyata gak sia-sia," komentarnya.

Wow! Saya speechless seperti dapat hadiah undian. Benar-benar hasil yang sesuai dengan testimoni. Saya jadi ingin membuat testimoni serupa dan saya tayangkan di akun YouTube saya. Tunggu ya!

Kalau kalian juga penasaran apakah benar berat badan bisa turun dengan cara semenyenangkan ini, hanya dengan minum minuman detox yang rasanya enak nan segar seperti Xavola ini, bisa langsung beli Xavola. Cek akun Instagram @xavola.indonesia kalau mau tanya-tanya dan dapat info sejelas-jelasnya. Tapi saya rasa, saya pribadi bisa jadi saksi hidup bagaimana lemak tubuh yang suka nempel di perut saya, bisa pergi dengan ikhlas. Ah senangnya... Alhamdulillah.



1 komentar :

  1. Wakakak jadi sukses nih ye menurunkan badann, hahaha selamat tha akhirnya
    berkat xavola ya. Kalo aku pengen gemuk ada ga yang buat penggemuk

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*

Back to Top