16 November 2017

Antara Raisa, Isyana dan Oppo



Seperti kebanyakan wanita, di kala senggang saya suka menyimak akun-akun gosip di instagram. Tidak pernah ikut berkomentar kok. Sekedar membaca karena iseng, lalu jadi tahu dan mengambil hikmah dari kehidupan para artis. Yang lagi booming sekarang tentang Rina Nose yang melepas hijabnya. Menarik, bukan karena alasan yang diajukan oleh sang pesohor negeri ini, tetapi karena stigma negatif yang beredar karena beragam komentar negatif yang terarah padanya.


Dibanding Rina Nose, saya lebih tertarik dengan kisah Raisa Andriana. Si cantik yang kini telah menjadi seorang istri ini juga banyak dikritik karena penampilan terbarunya. Wajahnya yang lebih tirus, dikomen banyak netizen. Tidak sedikit yang mencapnya tak hidup bahagia bersama Hamish Daud, oleh karena itu badan mengurus dan wajahnya jadi tak menarik lagi.

Kalau menurut saya, wajar saja wajahnya terlihat tirus. Mungkin efek angle pemotretan yang salah. Bisa saja kan? Saya yang wajahnya tirus saja terlihat tembem di hasil jepretan kamera. Atau mungkin Raisa memang sedang berusaha menguruskan badan karena merasa melar usai banyak makan enak saat honeymoon.

Raisa tetaplah seorang yang cantik dan sempurna. Brand ambassador Oppo Indonesia ini masih menawan, juga masih menjadi kriteria idaman para lelaki dalam mencari pasangan. Coba deh sensus, bertanya pada lelaki di sekitar kita. Suami saya juga mengagumi keindahan wajahnya itu. Bahkan bila anak kami nantinya terlahir wanita, inginnya diberi nama Raisa.

Meski pamornya sedikit turun karena para lajang kini memperebutkan Isyana Sarasvati, nyatanya Smartphone Oppo F1s Raisa Edition masih dicari banyak orang. Masih ada yang menanyakannya di beberapa grup jual beli di facebook. Sayangnya karena merupakan edisi terbatas, keberadaan Raisa Phone ini sudah langka di pasaran.

Langkah Oppo Indonesia menggaet pesohor negeri ini tidak asal pilih. Dalam memilih brand ambassador, Oppo Indonesia punya standar dimana harus punya keunikan dan kemajuan dalam bidangnya sehingga menambah nilai jual. Seperti Raisa yang sukses memikat masyarakat Indonesia untuk memborong Smartphone Oppo F1s Raisa Edition yang lebih akrab disebut Raisa Phone. Di masa pre-order-nya setahun lalu, masyarakat jadi lebih bisa memilih dan menentukan smartphone impiannya. Saat akan membeli, bisa dengan hanya berujar, "Mau Oppo yang ada tandatangan Raisa-nya!"


Karena sekarang Raisa Phone menjadi barang langka, ada baiknya mulai melirik Oppo Neo 7 sang Isyana Phone. Iklannya mulai marak lagi di hampir semua stasiun televisi. Tetap dengan konsep Selfie Expert sebagai andalan Oppo. Bahkan sebenarnya telah hadir lebih dulu dibanding Oppo F1s. Dengan fokus sebagai camera phone, smartphone ini menargetkan konsumen yang lebih spesifik. Yakni yang berjiwa muda seperti Isyana, generasi millenial yang aktif dan berprestasi. Karena itu pula harganya jauh lebih murah.

Kita lihat saja, meskipun Isyana kini menjadi rebutan pada lajang, apakah produk Oppo yang mengusung namanya dapat sesukses Raisa Phone. Oppo FIs vs Oppo Neo 7. Apakah pesonanya benar-benar bisa mengalahkan Raisa, bahkan dari segi angka penjualan smartphone. Just wait and see.


Kalau kalian, lebih suka yang mana? Pilih Raisa, Isyana atau Oppo-nya?




10 kata para sahabat: