Categories

31 Desember 2020

Lawan Penuaan Kulit dengan Bakuchiol Night Oil

 

Kehamilan ialah masa yang menyenangkan. Di masa ini, seorang wanita kemudian tak hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga janin di dalam kandungannya. Seperti yang saya alami saat ini, dimana saya harus menghentikan penggunaan skin care berbahan retinol ketika tahu sedang berbadan dua. Sebab penggunaan retinol pada ibu hamil dalam dosis tinggi itu bisa mengganggu perkembangan janin, bahkan berisiko menyebabkan bayi cacat lahir. Saya hentikan total sebab takut penggunaannya berlebih, takut kebablasan karena tidak sadar serta tidak "ngeh" akan dosis penggunaannya.


Syukurlah saya langsung bertemu dengan produk yang punya formulasi pintar karena bisa menggabungkan beragam anti-aging oils dengan PHA. Namanya Bakuchiol Night Oil, produk kemasan imut yang punya khasiat besar yang saya rasakan. Bakuchiol Night Oil aman dipakai rutin oleh ibu hamil, seperti saya. Bahkan ini juga cruelty free dalam pembuatannya loh.


Masalah Wanita di Usia Kepala 3

Namanya juga wanita, inginnya tampil sempurna dengan tak mau tampak menua. Namun usia yang selalu bertambah tentu berdampak pada perubahan fisik, terutama pada kulit dan wajah. Ketika memasuki usia kepala 3 seperti saat ini, tentu saja saya khawatir akan munculnya tanda-tanda penuaan, seperti adanya keriput dan garis-garis halus di wajah. Sampai mengaca pun melotot, mencari mana spot-spot yang terlihat berbeda dengan biasanya.


Sebelum hamil, saya memakai skincare yang ada kandungan retinol di dalamnya, sebab retinol kan bisa meningkatkan produksi kolagen dan regenerasi kulit. Nah kandungan bahan aktif turunan vitamin A ini merupakan komponen retinoid yang dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar matahari. Jadi selain bisa mengurangi garis-garis halus di wajah, kerutan, keriput, kulit kasar, hingga hilangnya kekenyalan kulit, kandungan retinol dalam skincare juga bisa mengobati jerawat dan memperbaiki warna kulit loh. Sayang sekali saat hamil begini, saya harus waspada dan menghentikan pemakaiannya.


Agar bisa tetap mengurangi kekhawatiran akan penuaan dini dan agar tampak awet muda, saya mencari produk dengan kandungan yang mirip namun lebih aman untuk ibu hamil. Syukurlah ada Bakuchiol Night Oil, yang menawarkan manfaat yang sama dengan retinol karena mengandung bakuchiol. Bakuchiol ini bisa meningkatkan produksi kolagen dalam kulit, kulit jadi lebih kencang, dan juga mampu merawat jerawat loh. Bakuchiol yang berbahan dasar bagian dari tumbuhan bernama Psoralea corylifolia ini lebih natural, sehingga jadi lebih aman untuk saya yang tak bisa lagi pakai retinol.



Manfaat Bakuchiol Night Oil

Bakuchiol merupakan bahan anti penuaan andalan yang bisa ditemukan dalam biji dan daun tanaman Psoralea corylifolia. Disebut juga babchi atau tanaman batch yang hanya tumbuh di India. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok disebut bu gu zhi, ini adalah ramuan untuk terapi pengobatan dermatitis atau kulit. Bakuchiol memang dipercaya mampu bekerja layaknya retinol yang dapat mempercepat regenerasi sel kulit, sehingga membuat kulit mampu melawan tanda-tanda penuaan. Ucapkan selamat tinggal pada kerutan dan garis halus berkat Bakuchiol, juga bisa memperbaiki tekstur dan warna kulit secara menyeluruh dengan sensitivitas yang minimal. 

Demi kepraktisan dalam mendapatkan manfaat Bakuchiol secara maksimal, kini sudah ada Bakuchiol Night Oil dari Bhumi, Evolution of Goodness. Skincare lokal produksi PT Cefedindo yang didistribusikan PT Riza Kreasi Naturalindo - Jakarta ini, juga mengandung PHA loh. Kependekan dari Polyhydroxy acid, PHA adalah senyawa turunan dari AHA yang berfungsi mengelupas sel-sel kulit mati dan bisa meratakan warna kulit. Uniknya, PHA cenderung tidak mengiritasi kulit dan kulit juga tidak jadi terlalu sensitif terhadap sinar matahari. 


Tak hanya itu, PHA juga membantu proses eksfoliasi lapisan kulit terluar tanpa membuat kulit menjadi kering. Pengelupasan kulit dengan PHA ini bersifat ringan, tapi dampaknya mampu membuat kulit jadi halus dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata. PHA juga mengandung pelembap, anti-inflamasi, dan menyediakan asupan antioksidan untuk meningkatkan kolagen kulit wajah sehingga mampu mengurangi proses penuaan. Saat pemakaian skincare berbahan PHA, kita tidak akan merasakan sensasi menyengat seperti yang biasa terasa di kulit pada penggunaan AHA atau BHA. Menyenangkan, bukan?


Bakuchiol Night Oil merupakan produk yang menggabungkan khasiat Bakuchiol dan PHA. Tak cukup sampai di situ, di dalam Bakuchiol Night Oil juga ada Seabuckthorn dan Pomegranate Oil sebagai anti-oksidan untuk mencerahkan dan menenangkan kulit. Juga ada kandungan Tamanu dan Sunflower Oil bekerja sebagai anti bakteri, memperbaiki skin barrier, serta mengurangi iritasi pada kulit. Kemasan Bakuchiol Night Oil padahal imut, hanya 30 ml. Tapi di dalamnya ada banyak bahan alami dan aman yang bisa membuat kulit wajah jadi sehat serta awet muda. 


Kemasan Bakuchiol Night Oil

Bakuchiol Night Oil memiliki kemasan cantik. Dikemas dalam wadah kardus berwarna merah hati dengan latar berbentuk seperti bangunan candi atau hunian kerajaan zaman dulu. Kemasan ini punya segel plastik warna perak dengan tulisan BHUMI, menjamin bahwa produk tersegel dan original. Pada kemasan tertulis nama produk Bakuchiol Night Oil dengan time reverse formula, dengan apa saja kandungan Bakuchiol Night Oil, nama produsen dan distributornya serta lengkap dengan cara penggunaannya.


Saat kemasan kardus dibuka, tampak botol Bakuchiol Night Oil yang unik. Seperti stupa candi, dengan pipe di ujungnya. Ada nuansa warna emas dan merah hati yang membuat tampilannya luxurious, Bakuchiol Night Oil langsung mencuri hati pada pandangan pertama. Terlebih cara buka botolnya juga mudah, tinggal diputar dan dipencet pipetnya untuk mengeluarkan 3-5 tetesnya di telapak tangan.

Bakuchiol Night Oil memiliki warna kekuningan. Saat saya teteskan di telapak tangan lalu meratakannya, terasa minyaknya yang kental. Namun saat diusapkan merata di wajah, langsung meresap di kulit wajah dan tak terlalu lengket. Aromanya unik, hanya tercium di awal lalu kemudian memudar. Aroma khas yang tak terlalu kuat, sehingga tak membuat kepala pusing dan tak terganggu sama sekali.


Kemasan 30 ml ini sangat mudah dibawa kemana-mana. Enak digenggam dan kuat. Meski harus berhati-hati karena kemasan bagian bawah yang tertutup label merah hati ternyata adalah kaca. Jadi harus hati-hati menyimpannya dan dijauhkan dari jangkauan si kecil, khawatir pecah dan melukainya.


Komposisi Bakuchiol Night Oil

Tertulis di kemasan kardus kalau Bakuchiol Night Oil terbuat dari 35% pomegranate oil, alias minyak delima. Ini adalah minyak yang didapat dengan memeras biji delima. Nah dalam proses pembuatan pomegranate oil biasanya dilakukan dengan cold-press, sehingga nutrisi di dalam minyak biji delima tetap terjaga. Pomegranate oil memang dikenal sebagai minyak kecantikan yang berkhasiat, sebab kandungan antioksidannya yang tinggi.


Pomegranate oil dipercaya memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dari anggur merah dan setara teh hijau. Ada juga kandungan llavanoid dan asam punicic di dalamnya, dan ini memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba. Itulah mengapa Bakuchiol Night Oil lalu disebut produk sempurna untuk meremajakan kulit wajah. Terlebih juga dilengkapi kandungan Bakuchiol, PHA, Tamanu Oil dan sea buckthorn oil di dalamnya.


Secara rinci, komposisi Bakuchiol Night Oil adalah:

Punica Granatum Seed Oil, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Polysorbate 20, Sorbitan Oleate, Psoralea Corylifolia Seed Extract, Phenoxyethanol, Lactobionic Acid, Rosa Rugosa Flower Oil, Citrus Paradisi Peel Oil, Helianthus Annuus Seed Oil, Triticum Vulgare Germ Oil, Prunus Amygdalus Dulcis Oil, Citrus Aurantium Flower Oil, Calophyllum Inophyllum Seed Oil, Hippophae Rhamnoides Oil, BHT.


Cara Pemakaian Bakuchiol Night Oil

Dengan pemakaian Bakuchiol Night Oil secara rutin di malam hari, manfaatnya bisa terasa secara maksimal. Cukup teteskan 3-5 tetes di telapak tangan, lalu gosok secara merata agar ada efek hangatnya. Setelah itu ucapkan secara merata pada kulit wajah sambil dipijat lembut.


Saya memakainya tiap 2 hari sekali di minggu pertama pemakaian. Tujuannya agar kulit wajah bisa "kenalan" dulu dengan produk yang baru saya pakai ini. Sekalian merasakan bedanya, dan melihat bagaimana reaksi kulit wajah. Bagaimana terkelupasnya, apakah kemerahan atau timbul gatal.


Ternyata selama minggu pertama pemakaian, tidak terjadi hal buruk. Kulit wajah saya dalam kondisi normal, sama sekali tak tampak kulit ari yang mengelupas secara kasar, tidak ada kemerahan dan tidak ada rasa gatal ataupun pedih yang saya rasakan. Setelah itu, Bakuchiol Night Oil saya gunakan di tiap malam. Saya menggunakan Bakuchiol Night Oil sebagai serum wajah dan juga pelembab, lumayan... Ibu hamil jadi tetap bisa skincare-an tanpa rasa cemas.

Di minggu ketiga pemakaian Bakuchiol Night Oil secara rutin di tiap malam, saya merasakn kulit wajah saya semakin kenyal. Saya yang jarang pakai bedak karena sebelumnya bedak kurang menempel tanpa saya oleskan pelembab terlebih dahulu, mengingat kulit saya cenderung kering, jadi bisa tersenyum lega akhirnya bedak tabur bisa menempel tanpa harus pakai foundation ataupun pelembab terlebih dahulu. Menempelnya bedak juga tak belang-belang, mungkin karena kulit wajah saya telah lembab berkat pemakaian Bakuchiol Night Oil secara rutin.


Jerawat di kening kiri saya juga mengempes. Padahal tidak saya berikan treatment apa-apa, hanya pakai Bakuchiol Night Oil. Pada saat mengoleskan Bakuchiol Night Oil di area jerawat juga tak timbul rasa perih. Juga saat terkena luka di bibir atas saya. Saya rasa klaim manfaat Bakuchiol Night Oil memang benar, rasanya menghidrasi kulit, mengurangi peradangan jerawat, mengangkat sel-sel kulit mati dan sedikit demi sedikit kerutan halus di area mata jadi tersamarkan.


Harganya yang tak sampai 300 ribu setara dengan manfaatnya yang terasa. Lagipula pemakaian Bakuchiol Night Oil pun hanya beberapa tetes tiap malamnya, jadi bisa awet pada pemakaiannya. Kulit wajah juga terasa lebih halus, jadi suka gemas sendiri dengan wajah ini. Berkaca jadi tak minder lagi. Duh senangnya...

Nah bagi ibu-ibu hamil lainnya yang ingin tetap menjaga kesehatan, kecantikan dan kekenyalan kulit wajah, bisa langsung coba Bakuchiol Night Oil. Tidak rugi sama sekali, terlebih ini tak ada efek sampingnya untuk kesehatan janin. Ibu hamil bisa tampil lebih percaya diri dan makin sayang dengan diri sendiri, lebih mensyukuri kehamilan dan senantiasa semangat menjaga kesehatan demi diri sendiri dan juga janin dalam kandungan. Terima kasih Bakuchiol Night Oil yang sudah mewarnai hari-hari saya. Jadi tak khawatir lagi soal menjaga diri dari penuaan kulit wajah.





22 Desember 2020

Yuk, Intip Spesifikasi dari iPhone 6S Plus

 


Pada dasarnya, desain iPhone 6S Plus ini memang tidak ada perbedaan dengan iPhone 6. Namun, iPhone 6S Plus memiliki ukuran yang lebih besar dari lebar dari series pendahulunya tersebut. Hal itu pun terbukti, dimana ia mempunyai dimensi 158.2 x 77.9 x 7.3 mm dengan bobotnya yang mencapai 192 gram . 

Tak hanya itu, material bodinya terbuat dari bahan alumunium seri 7000 yang merupakan jenis logam terkuat yang pernah digunakan oleh Apple. Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika harga iPhone 6S Plus ini agak mahal dibanding tipe pendahulunya. Adapun mengenai empat varian warna iPhone 6S Plus yang tersedia, mulai dari space grey, silver, gold, dan rose gold. 


Layar iPhone 6S Plus

iPhone 6S Plus hadir dengan membawa layar seluas 5,5 inch berteknologi LED Backlit IPS LCD yang dilengkapi dengan 16 juta warna. Layar yang diusungnya ini memiliki resolusi 1080 x 1920 pixel dengan kerapatan 401 ppi. Bahkan yang lebih menariknya lagi, layar tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi 3D Touch yang berguna untuk menginformasikan seberapa kuat kamu menekan layarnya. Ketika fitur tersebut diaktifkan, maka layarnya akan sangat respontif terhadap ketukan yang halus sekalipun. 


Keunggulan iPhone 6S Plus

iPhone 6S Plus memiliki fisik yang lebih kuat dan tidak mudah bengkok. Ya, seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa material bodi iPhone 6S Plus ini adalah alumunium seri 7000 yang merupakan jenis logam paling kuat. 

Terdapat perubahan tersembunyi yang ada di bawah layar berupa fitur 3D Touch, sehingga memungkinkan pengguna mempunyai akses pintas pada fitur tiap aplikasi tanpa membukanya. 

Dilengkapi dengan kamera berkualitas tinggi sehingga ideal digunakan untuk kegiatan memotret. Tak hanya itu, kualitas video yang dihasilkannya pun tidak kalah berkualitas. 

Terdapat fitur Live Photos, yang fungsi utamanya agar kamu tidak ketinggalan momen yang biasa terlewatkan sesaat sebelum atau sesudah pengambilan gambar. 


Spesifikasi iPhone 6S Plus

Tampilan 

Ukuran Layar : 5,5 inch

Teknologi Layar : IPS LCD

Resolusi Layar : 1080 x 1920 pixel

Kedalaman Piksel : 401 ppi

Water Resistant : No

Scratch Resistant : No


Desain 

Ukuran Dimensi : 158.2 x 77.9 x 7.3 mm

Material bodi : Logam

Bobot produk : 192 gram 


Kamera

Resolusi Kamera Utama : 12 MP

Resolusi Kamera Depan : 5 Mp

Tipe Kamera : Single kamera

Resolusi Video : 4K


Platform

Sistem Operasi : iOS 9, upgradable to iOS 13.4

Chipset : Apple A9 (14 nm)

CPU : Dual core 1.84 GHz twister

GPU : PowerVR GT7600 (six-cre graphics)


Memori 

RAM : 2 GB

Memori internal : 32 GB


Koneksi 

USB Connector : Lightning

Wi-Fi Standard : 802.11 a/b/g/n/ac

NFC : Yes


Baterai

Kapasitas : 2750 mAh

Tipe : Li-Ion Non Removable


SIM 

Dual SIM : No

SIm Card : Nano-SIM


Fitur 

Fingerprint scanner

Jack earphone 3.5 mm audio jack


Varian Warna

Space Gray

Silver 

Gold

Rose Gold


Back to Top