14 Juni 2019

Solusi Jual Mobil Bekas Online Terpercaya



Zril, buah hati saya yang usianya belum genap 2 tahun, punya hobi baru. Tiap kali saya ajak ke tepi jalan, matanya berbinar saat melihat mobil yang lewat lalu lekas menunjuknya dengan semangat. Jiwa ibu yang ingin selalu membahagiakan buah hatinya pun tergerak, dan berkata dalam hati, "Ah jadi Mama dulu juga begini yaaa. Sampai nekad Jual Mobil Bekas Online agar mobil lekas laku dan langsung bisa ganti yang baru."


Iya, dulu mobil Mama saya ialah cherry. Mobil ini kini banyak dipakai setelah dimodifikasi sebagai angkutan kota (angkot). Mama membeli cherry bekas 90-an di tahun 2005. Tujuannya agar bisa punya mobil walau dananya terbatas.

Mobil itu sangat dibutuhkan oleh Mama yang kala itu masih kuliah program khusus di luar kota. Mama yang mabuk perjalanan bila harus naik kendaraan umum seperti bus, bertekad beli mobil sendiri dan nekad mengendarainya. Setidaknya Mama jadi lebih rileks di jalan dan lebih fleksibel bila sewaktu-waktu harus menemui dosen. Hal yang tidak bisa didapat bila ke luar kota naik motor.

Itu menurut Mama. Saya bisa memaklumi, apalagi beliau juga sudah setengah baya. Adalah sebuah kebanggaan tersendiri bila bisa memiliki mobil hasil jerih payah sendiri. Pun menyupir sendiri di kala tahun itu, sopir wanita di kota kecil kami, Pasuruan, masih amatlah jarang.

Tapi itu saat masih tahun 2000-an. Di mana Cherry masih jadi raja jalanan. Meski tiada AC, naik Cherry masih nyaman karena Angin Cendela (jendela)-nya. Selain itu kapasitasnya juga besar. Bisa muat lebih dari 8 orang. Kata Mama ini mobil keluarga besar.

Di era kini, hampir tak pernah lagi saya lihat Cherry jadi kendaraan keluarga. Malah jadi kendaraan umum. Itulah mengapa kemudian 3 tahun lalu, Mama memutuskan menjual mobil. Harapannya uang dari jual mobil bisa untuk tambahan uang muka mobil baru.

Sayangnya jual mobil tak semudah membalik telapak tangan. Kami pernah ikut bazar mobil bekas. Mobil kami berada di tengah lapangan bersama mobil-mobil lainnya, seharian di bawah terik matahari, namun satupun tak ada yang melirik.

Pernah juga ikut komunitas jual mobil bekas yang stand by di tepi jalan pusat Kota Pasuruan. Banyak yang datang untuk melihat, sih. Tapi ditawar murah sekali. Mama menolak donk, nanti jadi rugi.

Akhirnya saya punya ide bagaimana kalau dijual via online saja. Lebih praktis, tinggal pajang foto dan tunggu kabar di rumah. Apalagi ada banyak marketplace yang bisa dipilih. Saya pikir itulah cara termudah untuk menjual mobil.

Dengan semangat 45, saya potret mobil Mama dari banyak sudut. Depan, belakang, samping kiri-kanan dan juga bagian dalam. Rate harga pun sudah ditentukan. Nomor telepon Mama juga diletakkan dalam keterangan foto agar mudah dihubungi. Mama saya minta agar bawa ponsel ke mana-mana, takutnya ada yang telepon tapi tak terangkat.

Kami benar-benar berharap cara ini membuahkan hasil. Dan esoknya, ada yang kirim pesan bahwa ingin membeli Cherry Mama. Kami senang. Transaksi tawar menawar terjadi secara kilat.

Akhirnya harga jual ditetapkan. Kami pun memberikan nomor rekening saya pada sang penjual. Saat itu kebetulan kami sedang ada di perjalanan dari Pasuruan ke Surabaya, rumah kakaknya Mama. Karena pembeli mengabarkan sudah mengirim sejumlah dana sebagai uang muka, kami lalu berhenti di ATM untuk mengecek.

Ternyata ATM eror. Kami lalu berpindah ke ATM lainnya. Saat dicek, tidak ada transferan. Kami lalu hubungi pembeli, mengabarkan kalau kami sedang di ATM dan belum ada sejumlah dana yang masuk rekening.

Sang pembeli lalu menginstruksi kami agar segera kembali ke depan layar ATM untuk melanjutkan transaksi yang tertunda. Kami diminta mengubah setting ATM menjadi bahasa Inggris. Lalu mengklik perintah untuk mentransfer ke rekening lain. Lho? Kami yang harusnya mendapat transfer kok malah diminta transfer?

Wah wah...
Dari sini saya jadi sadar kalau kami ditipu. Mungkin dikiranya kami tidak mengerti bahasa asing. Telepon lalu saya putus. Dengan derai air mata, saya meminta maaf pada Mama bahwa gagal membantu jual mobil secara online, dan bahkan hampir saja tertipu.

Mama memaklumi. Namanya juga era digital, harus pandai memilah agar tak tertipu. Harusnya dulu kami pilih jual mobil online di belimobilgue. Jual mobil hanya dalam waktu 1 jam. Selain itu aman dan nyaman, juga 100% gratis tanpa minta jasa, tidak seperti makelar.


Apalagi di belimobilgue juga bisa membuat jadwal inspeksi mobil secara gratis di lokasi terdekat. Transaksi selanjutnya tinggal bawa semua dokumen yang diperlukan saja. Nantinya mobil akan ditawarkan ke lebih dari 1000 rekanan terpercaya. Setelah menerima penawaran akhir, uang pembelian langsung dikirim ke rekening penjual. Praktis, kan?

Dari pengalaman berharga kami, semoga teman-teman jadi bisa petik hikmahnya ya. Jual mobil ternyata tak mudah. Harus pintah pilih tempat jual mobil online terpercaya agar tak tertipu. Dan jualmobilgue ialah salah satu tempat jual mobil online terpercaya. Buktikan sendiri, ya!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*