01 Desember 2018

Kepribadian Penyuka Warna Merah




Tahukah kalian apa warna bendera negara kita?
Yak, merah-putih!

Kalau arti warna merah, tahu tidak?
"Merah artinya berani!"

Benar sekali!
Tapi ... tidak hanya sekedar berani. Masih ada banyak makna di balik warna darah ini. Warna favorit juga mempengaruhi kepribadian loh. Penasaran? Mau tahu saja atau mau tahu bangeeet?  



Merah ialah warna favorit Mama. Bukti kalau wanita setengah abad ini pecinta merah, ada pada foto di atas ini. Taraa ...! Ketika saya berhitam ria, Mama malah tampil ‘jreng!’. Koleksi baju merahnya berjejer di lemari. Kerudung merah juga banyak. Jadi, walau misalnya berbaju hitam atau putih atau apa saja yang sekiranya cocok dipadu merah, ya kerudung merah dipakainya.

Baca juga: Kepribadian Penyuka Warna Hitam 

"Mama kenapa suka merah?"

"Karena sesuai dengan kehidupan sehari-hari: berani dan mampu menjalani hidup ini. Meskipun banyak rintangan, harus bisa menghadapi, tidak tergantung dengan orang lain. Semua orang hidup pasti punya tantangan, tidak ada yang tidak diuji,” itulah petuah Mama tentang merah dan kehidupan manusia.

Sudah banyak yang mengakui kalau penyuka merah ialah sosok cerdas, berani dan ‘vokal’. Mama sangat suka berada di tengah banyak orang dan menjadi pusat perhatian. Yah ... disadarai atau tidak, yang berbaju merah memang selalu menjadi sorotan, bukan? Apalagi juga merupakan sosok yang tegas, memiliki kepribadian cemerlang, kepemimpinan yang kuat, semangat dan jiwa sosialnya tinggi.

Merah ‘sejati’ juga sosok yang senang melindungi yang ‘lemah’. Perumpamaan ‘lemah’ di sini saya misalkan dengan hewan peliharaan. Mama sangat menyayangi beragam hewan peliharaan, terutama kucing. Di samping ini ada foto Mama saat bersama almarhum Chiko. Kecintaannya terlihat nyata. Saya sampai iri pada si-meong.



Jeleknya, penyuka merah itu tak suka ditentang. Saya teringat ketika zaman labil, sering ‘berantem’ sama Mama yang belum saya pahami maunya. Untunglah tidak dikutuk macam Malin Kundang. Capek kan kalau sujud terus hingga menjadi batu?

Baca Juga: Garis Tangan Simian Line
Penyuka merah itu suka berpetualang. Tetapi karena dulu terbentur pekerjaan, Mama jarang cuti liburan. Sekarang sih enak, buah hatinya sudah dewasa, tidak perlu ‘ngoyo’ cari uang. Plesiran deh! Apalagi saya juga suka menjelajah tempat baru, makin komplit karena ditemani Mama tercinta.


Saya sendiri tidak terlalu suka merah. Terlalu ‘menyala’. Saya kan tidak suka jadi perhatian, pasti letih kalau banyak yang terpesona. :D

Saya lebih suka hitam dan putih. Kehidupan itu seperti kedua warna ini. Ada hitam yang 'putih', juga putih yang 'hitam'. Nah lo?! Hitam sering dianalogikan dengan keburukan dan putih sebagai kebaikan. Padahal tidak juga.

Lanjut ke kisah selanjutnya tentang warna yuk!

Eh eh, jawab dulu. Kalau warna kesukaan kalian apa?





0 kata para sahabat:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca ^^
Tolong berkomentar dengan sopan yaaa... Maaf kalau ada yang belum terjawab :*